0
Thumbs Up
Thumbs Down

Ini yang terjadi dengan Satelit Nusantara Dua

Indotelko
Indotelko - Thu, 09 Apr 2020 21:44
Dilihat: 70
Ini yang terjadi dengan Satelit Nusantara Dua

JAKARTA (IndoTelko) - Satelit Nusantara Dua (Palapa N1) ternyata gagal meluncur dengan sempurna menuju slot orbit 113 Bujur Timur pada Kamis (9/4) jam 18.46 WIB dari Pusat Peluncuran Satelit Xichang (XSLC) di Provinsi Sichuan, Tiongkok.

Presiden Direktur PT Palapa Satelit Nusa Sejahtera (PSNS) Johanes Indri Triatmodjo mengungkapkan sebenarnya roket telah meluncurkan satelit tersebut sesuai jadwal.

"Setelah proses lift off berjalan dengan baik, terjadi anomali ketika memasuki tahap pelepasan roket tingkat tiga, sehingga satelit tidak bisa mencapai orbit yang ditetapkan," ungkapnya dalam keterangan, Kamis (9/4) malam.

Baca juga : Satelit Nusantara Dua gagal mengangkasa

Ditambahkannya, satelit Nusantara Dua telah dilindungi oleh asuransi yang sepenuhnya memberikan perlindungan atas risiko peluncuran dan operasional satelit.

Asal tahu saja, PSNS merupakan perusahaan yang dibentuk PT Pasifik Satelit Nusantara (PSN), Indosat Ooredoo, dan PT Pintar Nusantara Sejahtera (Pintar) pada 15 Mei 2017.

Perusahaan dibentuk untuk melanjutkan warisan satelit Palapa-D di 113 Bujur Timur (BT).

Sebelumnya, mengutip akun Twitter @LaunchStuff terlihat beberapa cuplikan video dari roket Long March-3B yang dikembangkan oleh China Academy Launch Vehicle Technology membawa Nusantara Dua hingga ke tahap kedua (Stage Two).

Namun di salah satu thread akun tersebut menunjukkan tiga debris dari wahana peluncur yang jatuh ke bumi.

Baca juga : Sudah di launch pad, satelit Nusantara Dua siap meluncur jelang malam

Satelit tersebut dirancang atas dasar perjanjian kontrak kerja antara China Great Wall Industry Corp yang bernaung di bawah China Aerospace Science and Technology Corp dan Palapa Satelit Nusantara Sejahtera pada Mei 2017.

Palapa-N1 dibangun sesuai platform satelit komunikasi Dongfanghong-4 yang dikembangkan oleh China Academy of Space Technology.

Dalam catatan, satelit Palapa - D milik Indosat juga pernah gagal masuk orbit milik pada 2009 kala menggunakan roket Long March 3B, dari situs peluncuran Xichang, Provinsi Sichuan.

Pada tahap pertama dan kedua, roket memasuki luar angkasa dengan normal. Tapi pada tahap ketiga terjadi kegagalan. Untunglah perusahaan Prancis, ThalesAlenia Space, yang membuat Palapa D, bisa menangkap kembali satelit dan mengarahkan ke orbitnya. Namun, konsekuensinya usia satelit menjadi pendek.(wn)

Read More...

Sumber: Indotelko

Ini yang terjadi dengan Satelit Nusantara Dua

Ini yang terjadi dengan Satelit Nusantara Dua

Ini yang terjadi dengan Satelit Nusantara Dua

Ini yang terjadi dengan Satelit Nusantara Dua

Ini yang terjadi dengan Satelit Nusantara Dua

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya