0
Thumbs Up
Thumbs Down

Ini Kendala Industri Porang

Citra Indonesia
Citra Indonesia - Mon, 23 Aug 2021 14:14
Dilihat: 69
Ini Kendala Industri Porang

JAKARTA, CITRAINDONESIA,COM- Direktur IKM Pangan, Furnitur dan Bahan Bangunan, Riefky Yuswandi mengungkapkan, produksi PT. HAI saat ini terkendala oleh injeksi teknologi yang belum dimiliki perusahaan untuk pemurnian glukomanan dari umbi Porang. Akibatnya, perusahaan hanya mampu menghasilkan tepung porang dengan kandungan 60-70% glukomanan, sedangkan kandungan glukomanan yang dimiliki oleh produsen glukomanan di China telah mencapai lebih dari 90 persen.

"Kandungan glukomanan inilah yang bernilai ekonomi tinggi karena dapat dijadikan bahan baku berbagai macam produk," ujar Riefky Yuswandi dikutif citraindonesia.com pada Senin (23/8/2021) dari siaran pers Kemenperin.

Dalam upaya meningkatkan daya saing guna mendorong pengembangan pasar ekspor, Ditjen IKMA Kemenperin memberikan fasilitasi bimbingan, pendampingan dan sertifikasi HACCP, serta reimburse atas pembelian mesin peralatan melalui program restrukturisasi mesin dan/atau peralatan kepada PT. HAI. Selain itu, PT. HAI akan melakukan inovasi dalam pembuatan beras porang dan mi porang.

  • Porang Naik Berlipatlipat, Petani Happy
  • Ambisi Presiden Jokowi RI Eksportir Porang
  • Jokowi Resmikan Industri Porang PT Asian Prima Konjac

BahwaKementerian Perindustrian mendorong pengembangan industri pengolahan Porang dan mendampingi pelaku industri kecil dan menengah (IKM) juga memfasilitasi peningkatan teknologi produksi. Industri pengolahan porang merupakan salah satu sektor yang tumbuh positif dan kian merambah pasar ekspor di tengah tekanan dampak pandemi Covid-19.

Program pendampingan dan fasilitasi tersebut dilakukan sesuai arahan Presiden Joko Widodo terkait pengolahan porang di Indonesia. Beberapa waktu lalu, tim Direktorat Jenderal Industri Kecil, Menengah dan Aneka (IKMA) Kemenperin melakukan kunjungan kerja di industri yang telah memproduksi tepung porang, PT. Hayumi Agro Indonesia (HAI) di Gresik, Jawa Timur.

"Tepung porang hasil produksi PT. HAI ini telah diekspor ke China," kata Plt. Direktur Jenderal IKMA Kemenperin, Reni Yanita di Jakarta, Minggu (22/8). Kapasitas produksi PT. HAI mencapai 2 ton per hari tepung porang, dengan menggunakan bahan baku chip porang sebanyak 3 ton.


Perusahaan yang didirikan sejak tahun 2018 ini mengambil bahan baku porang dari Kabupaten Madiun, Kabupaten Nganjuk, Kabupaten Ponorogo, Kabupaten Jember, Kabupaten Probolinggo dan Provinsi Nusa Tenggara Timur. Adapun data konversi/rendemen porang dari chip porang menjadi tepung porang dengan rendemen 60-70%.(linda)

Sumber: Citra Indonesia

Ini Kendala Industri Porang

Ini Kendala Industri Porang

Ini Kendala Industri Porang

Ini Kendala Industri Porang

Ini Kendala Industri Porang

  
PARTNER KAMI
JPNN
genpi
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
pijar
SeleBuzz
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya