0
Thumbs Up
Thumbs Down

Ini Kata Millenial Soal Zakat Digital

Republika Online
Republika Online - Fri, 21 Jun 2019 06:20
Dilihat: 75
Ini Kata Millenial Soal Zakat Digital

JAKARTA -- Zakat digital pada Ramadhan 1440 Hijriah cukup kencang digaungkan sejumlah lembaga amil zakat di Indonesia, dengan sasaran mengajak generasi millenial untuk berdonasi dari usia sedini mungkin. Salah seorang generasi millenial yang juga seorang musisi, Vimast, mengungkapkan pandangannya soal zakat digital yang masih rasa perlu untuk digencarkan.

Vimast melihat generasi millenial ini jika memiliki uang lebih, akan lebih berpikir untuk travelling ketimbang untuk berdonasi. Karena ia sendiri pun masih merasakan pikiran tersebut. "Jadi kalau ada anak muda yang mau berzakat, harus diterima Dompet Dhuafa berapapun jumlahnya," kata dia dalam acara Halal Bihalal Dompet Dhuafa di Bakso Boedjangan, Pejaten, Jakarta Selatan, Kamis (20/6).

Dompet Dhuafa, bagi dia, sudah menjadi trademark lembaga filantropi yang artinya sudah mendapat kepercayaan cukup besar di masyarakat Indonesia. Masyarakat yang sudah memiliki pendapatan matang setiap bulannya, pasti akan memilih Dompet Dhuafa sebagai lembaga filantropi untuk mendonasikan harta mereka.

"Dompet Dhuafa perlu menyosialisasikan kepada generasi millenial, karena nanti kan generasi sekarang akan mulai digantikan. Meskipun untuk saat ini daya beli mereka masih rendah, tapi mereka suatu saat akan matang dan akan miliki kekayaan sendiri. Dompet Dhuafa harus lebih gencar lagi, masuknya harus pelan-pelan," ungkap Vimast memberikan sejumlah saran.

Direktur Mobilisasi Zakat Infak Sedekah (ZIS) Ramadhan 1440 H Dompet Dhuafa, Yuli Pujihardi, mengungkapkan target zakat digital pada Ramadhan 1440 H ini adalah Rp 2 milliar. Namun ternyata antusias masyarakat cukup besar, hingga donasi zakat digital mencapai Rp 5,2 milliar.

"Itu juga termasuk kerja sama dengan platform lain. Nah pukul 05.00 WIB di hari Idul Fitri, kita masih sempat mendistribusikan. Kita kerja sama dengan lembaga dan mereka sudah memilih penerima manfaat yang memang layak. Kita distribusikan sebelum solat ied berlangsung," kata Yuli dalam acara yang sama.

Beberapa wilayah yang didistribusikan, dikatakan CEO Bawaberkah, Dera Perdhana Sophian, adalah wilayah Jabodetabek, Cibinong, Citereup, dan Jakarta Barat. Untuk dari wilayah itu saja mencapai 3.500 penerima manfaat. Ditambah lagi juga didistribusikan di wilayah lainnya di Indonesia.


"Sebelum pukul 04.00 WIB, mereka menerima voucher, kemudian setelah solat ied, mereka bisa tukar di warung terdekat. Jadi kami terima report dari warung-warung tersebut," jelas Dera.

Berita Terkait
  • Dompet Dhuafa Target 10 Ribu Hewan Kurban dari Kanal Digital
  • Dompet Dhuafa Targetkan Tebar 30 Ribu Hewan Kurban 2019
  • Musisi Muda ini Selipkan Makna Ayat Surah Yaasin di Lagunya
Berita Lainnya
  • Restorasi Masjid Tua di Turki Berumur 7 Ratus Tahun Rampung
  • Hormati MU, Lukaku tak Memaksa Minta Dijual ke Inter

Ini Kata Millenial Soal Zakat Digital

Ini Kata Millenial Soal Zakat Digital

Ini Kata Millenial Soal Zakat Digital

Ini Kata Millenial Soal Zakat Digital

Ini Kata Millenial Soal Zakat Digital

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
inilahcom
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya