0
Thumbs Up
Thumbs Down

Ini Dia Keunggulan Bibit Tanaman Lokal Bali

Nusabali
Nusabali - Fri, 17 Jan 2020 09:23
Dilihat: 45
Ini Dia Keunggulan Bibit Tanaman Lokal Bali
DENPASAR, .com
Baru-baru ini, sebuah penelitian yang dilakukan oleh mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Udayana, I Putu Yudhi Artha Wijayakusuma beserta dua rekannya, Mazroathul Kusni, dan Claudia Angel Marpaung, berhasil menyabet medali emas di ajang 2019 Kaohsiung International Invention and Design Expo di Taiwan dan penghargaan Sri Langkan Award oleh Kementerian Pendidikan, Teknologi, dan Riset Republik Sri Lanka.

Penelitian berjudul 'Bali Local Seeds Bank: Eco-Friendly and Conservation Inovation for Saving Local Seeds' ini merupakan penelitian yang dilakukan Yudhi dkk dalam melestarikan benih tanaman lokal Bali dengan metode penyimpanan benih secara organik agar tidak tergeser oleh benih GMO dan hybrid.

"Benih lokal Bali memiliki keunggulannya tersendiri. Mereka punya kemampuan untuk regenerasi secara mandiri, seperti contohnya yang telah kami uji coba yaitu mentimun dan gemitir lokal Bali. Gemitir untuk kebutuhan canang sekarang tergeser oleh gemitir Bangkok yang besar-besar. Padahal, gemitir jenis itu dua atau tiga kali panen sudah mati, dan petani harus membeli bibitnya. Sementara kalau gemitir Bali kan, bunga yang dikeringkan itu menjadi biji, dan itu bisa kita tanam lagi tanpa membeli bibit," ujar Yudhi Artha.

Sementara itu, keuntungan lainnya yang didapat dengan menggunakan bibit lokal, yakni tidak diperlukannya pupuk kimia ataupun pestisida. Hal ini secara langsung akan berpengaruh ke ekonomi dan kesehatan, di mana petani tak perlu membeli bibit tanaman hybrid dan pupuk kimia ataupun pestisida untuk perawatannya. Pun demikian dari kesehatan, masyarakat yng mengkonsumsi produk lokal ini juga terbebas dari kandungan kimia yang digunakan pada tanaman hybrid.

Penyimpanan bibit lokal yang dikembangkan oleh mahasiswa semester enam Fakultas Pertanian Universitas Udayana ini pun, bebas dari kandungan kimia sebagai pengawet benih. "Kami menggunakan daun mimba, kalau di Bali namanya daun Intaran, itu menurut sejumlah penelitian mengandung zat tertentu yang berfungsi sebagai insektisida alami. Jadi bebas bahan kimia. Penyimpanannya pun dilakukan di tempat tertutup yang tidak menerima cahaya matahari langsung. Dengan metode ini benih bisa awet hingga dua tahun," jelas pria yang juga merupakan 2nd Runner Up Teruna Denpasar 2019 ini.

Penelitian mengenai benih lokal ini rencananya akan dikembangkan lagi dalam bentuk start-up. "Kami sekarang sudah mengembangkan aplikasi untuk ini. Jadi di aplikasi tersebut nantinya ada berita seputar pertanian, dan juga untuk jual-beli hasil pertanian lokal. Dengan ini kami mencoba untuk memotong arus perdagangan. Kalau dari petani, ke pasar, dan melalui distributor dulu untuk sampai ke tangan konsumen, akan sangat lama sekali. Dengan aplikasi ini nantinya pembeli bisa membeli di petaninya langsung dengan harga lebih murah dan petani juga menjual dengan harga yang lebih tinggi," harap teruna kelahiran 20 Juli 1999 ini.*yl

Sumber: Nusabali

Ini Dia Keunggulan Bibit Tanaman Lokal Bali

Ini Dia Keunggulan Bibit Tanaman Lokal Bali

Ini Dia Keunggulan Bibit Tanaman Lokal Bali

Ini Dia Keunggulan Bibit Tanaman Lokal Bali

Ini Dia Keunggulan Bibit Tanaman Lokal Bali

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
inilahcom
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya