0
Thumbs Up
Thumbs Down

Ini Alternatif KLHK Kendalikan Pencemaran Air Danau Toba

Republika Online
Republika Online - Mon, 12 Aug 2019 08:29
Dilihat: 20
Ini Alternatif KLHK Kendalikan Pencemaran Air Danau Toba

JAKARTA -- Danau Toba menjadi salah satu dari 15 danau prioritas nasional yang bakal direhabilitasi pemerintah. Guna menuju ke arah itu Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) membeberkan alternatif pengendalian pencemaran di Danau Toba.

Kepala Biro Humas KLHK Djati Witjaksono Hadi menyampaikan, ada beberapa alternatif yang perlu dilakukan dalam pengendalian pencemaran air di danau tersebut. Pertama, pengendalian pencemaran air di derah tangkapan air (DTA) untuk sumber-sumber pencemar dari rumah tangga, hotel, dan peternakan menjadi tanggung jawab daerah untuk melaksanakan pengendalian pencemaran tersebut.

"KLHK telah melakukan pemetaan potensi kebutuhan IPAL (Instalasi Pengolahan Air Limbah)-nya, sudah melakukan bimtek (bimbingan teknis) dan menyurati hotel-hotel," kata Djati dalam siaran pers yang diterima Republika.co.id, Ahad (11/8) malam.

Terkait hal itu, kata dia, KLHK sejauh ini sudah membangun dua IPAL dan dua alat monitoring air danau otomatis di Danau Toba. Kedua yang perlu diperhatikan, lanjutnya, adalah pengendalian pencemaran air di badan air. Hal tersebut terkait dengan budidaya ikan dengan keramba jaring apung (KJA).

"Alternatif yang bisa dilakukan menurunkan produksi ikan dari KJA secara bertahap oleh semua kegiatan KJA hingga total 10 ribu ton ikan per tahun, waktu penurunannya dipercepat misal sampai tahun 2021 atau bahkan 2020," kata dia.

Selain itu juga diperlukan pembuatan zonasi secara lebih detail untuk tiga kegiatan utama yaitu pariwisata, intake sumber air bersih atau minum, dan budidaya KJA. Dengan cara memindahkan lokasi intake air bersih dan KJA dari zona pariwisata, dia menilai, diproyeksi tidak ada tumpang tindih pemanfaatan dari tiga kegiatan utama tersebut. Dia juga menekankan pentingnya mekanisme zero budidaya KJA.

Di sisi lain dia menyampaikan, semua alternatif yang disampaikan KLHK ada plus minusnya dan ada konsekuensinya. "Tapi yang terjadi secara sepihak mereka menyampaikan harus zero KJA. Kami sampaikan juga pak bahwa kemarin itu wakil kabupaten Samosir, Tobasa dan Simalungun tidak ada yg hadir. Padahal tiga kabupaten tersebut yg paling banyak memiliki kegiatan KJA," kata dia.

Sebagai catatan, pemerintah membentuk Badan Otoritas Danau Toba dan berniat menjadikan Danau Toba sebagai destinasi wisata internasional seperti halnya Pulau Bali. Usaha mengelola Danau Toba bukanlah perkara mudah. Sebanyak tujuh kabupaten mendiami kawasan tangkapan air danau ini, yaitu Kabupaten Simalungan, Kabupaten Toba Samosir (Tobasa), Kabupaten Tapanuli Utara, Kabupaten Humbang Hasundutan, Kabupaten Dairi, Kabupaten Karo, dan Kabupaten Samosir.

Dengan kata lain, danau ini menjadi penopang hampir setengah kawasan Sumatra Utara. Tujuh bupati kawasan ini jugalah yang dahulu ikut menandatangai Rencana Aksi Penataan Danau Toba. Pada akhir pekan DPRD Sumatera Utara, sejumlah pemimpin daerah kabupaten, serta Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Sumatera Utara melakukan audiensi bersama Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

Dalam audiensinya, Ketua HBB menyatakan keinginan untuk diterapkannya zero KJA di kawasan Danau Toba. Pencemaran Danau Toba menurut hasil penelitian KLHK dan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) berasal dari rumah tangga, hotel, dan peternakan. Artinya, tanggung jawab berada pada pemerintah daerah untuk melaksanakan pengendalian pencemaran tersebut.


Berita Terkait
  • Ditjen Perhubungan Udara Optimalkan Bandara Sibisa
  • Pemerintah Kebut Pembangunan Infrastruktur Danau Toba
  • Jokowi Minta Promosi Wisata Danau Toba Paralel dengan SDM
Berita Lainnya
  • OTT Bawang Putih, Transaksi Gunakan Money Changer
  • Surya Paloh: Nasdem tidak Pernah Minta-Minta Jatah Menteri

Ini Alternatif KLHK Kendalikan Pencemaran Air Danau Toba

Ini Alternatif KLHK Kendalikan Pencemaran Air Danau Toba

Ini Alternatif KLHK Kendalikan Pencemaran Air Danau Toba

Ini Alternatif KLHK Kendalikan Pencemaran Air Danau Toba

Ini Alternatif KLHK Kendalikan Pencemaran Air Danau Toba

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
inilahcom
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
MuterFilm
Rancahpost
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya