0
Thumbs Up
Thumbs Down

Ilmuwan Temukan Petir yang Aneh di Planet Jupiter

Republika Online
Republika Online - Thu, 06 Aug 2020 15:56
Dilihat: 46
Ilmuwan Temukan Petir yang Aneh di Planet Jupiter

JAKARTA -- Pesawat ruang angkasa milik NASA, Juno menemukan jenis petir baru di Jupiter. Fenomena ini mungkin terjadi karena disebabkan oleh bola es dan amonia cair yang unik.

Ilmuwan telah lama memperkirakan bahwa petir di Jupiter terjadi dengan cara yang sama seperti di Bumi, yaitu melalui air cair dan es yang berinteraksi di dalam awan dan membangun muatan listrik. Hal itu didukung oleh fakta bahwa kita hanya akan melihat petir yang berasal dari lapisan awan air jauh di bawah puncak awan yang kita lihat sebagai permukaan planet tersebut.

Namun, Juno menemukan kilatan petir yang datang dari area jauh lebih tinggi di atmosfer Jupiter, yang suhunya terlalu dingin untuk air cair. Heidi Becker, dari Jet Propulsion Laboratory NASA di California, anggota tim Juno mengatakan bahwa ini sangat berbeda dari apa yang terjadi di Bumi dan merupakan sebuah kejutan besar.

"Ini sangat berbeda dari asumsi di mana petir terjadi di Jupiter dan bagaimana cara kerjanya," ujar Becker, dilansir Newscientist, Kamis (6/8).

Para peneliti menemukan bahwa petir di Jupiter bisa disebabkan oleh cairan amonia yang bertindak sebagai antibeku. Itu akan menciptakan apa yang mereka sebut sebagai 'jamur' terdiri dari campuran air amonia cair yang dikelilingi oleh air es. Petir dapat terjadi ketika jamur-jamur ini bertabrakan dengan partikel es dan membentuk muatan listrik.

"Ini akan menjadi seperti bola salju kotor dengan kerak renyah renyah dan pusat kenyal. Saat dilemparkan ke dalam jalur naik dan turun, ia akan mendapatkan lebih banyak es di sekitarnya, seperti menggulung bola salju di sekitarnya untuk membuatnya lebih besar," jelas Becker.

Bola salju yang licin ini kemudian dapat jatuh jauh ke bagian dalam Jupiter, memecahkan misteri lain. Pertanyaan mengapa bagian dalamnya tampaknya tidak memiliki gas amonia sebanyak yang kita harapkan. Amonia mungkin bersembunyi di dalam jamur, yang kemudian menimbulkan guntur atau gemuruh.


Berita Terkait
  • Ingat Remaja Tangerang Peretas NASA? Dia Dikeroyok Orang
  • Tahun Depan, NASA dan SpaceX akan Kirim 4 Astronaut ke ISS
  • Siap Diluncurkan, NASA akan Susul Emirat Arab-China ke Mars
Berita Lainnya
  • Angka Positivity Rate Covid-19 Jakarta Jadi Peringatan
  • Ilmuwan Temukan Petir yang Aneh di Planet Jupiter

Ilmuwan Temukan Petir yang Aneh di Planet Jupiter

Ilmuwan Temukan Petir yang Aneh di Planet Jupiter

Ilmuwan Temukan Petir yang Aneh di Planet Jupiter

Ilmuwan Temukan Petir yang Aneh di Planet Jupiter

Ilmuwan Temukan Petir yang Aneh di Planet Jupiter

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya