0
Thumbs Up
Thumbs Down

Ikhtiar Pelayanan, MUI Temanggung Resmikan Rumah Mualaf

Republika Online
Republika Online - Wed, 05 Aug 2020 23:44
Dilihat: 45
Ikhtiar Pelayanan, MUI Temanggung Resmikan Rumah Mualaf

TEMANGGUNG- Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, meresmikan pendirian Rumah Mualaf sebagai ruang bagi mualaf untuk mendapatkan pelayanan dan pendampingan bidang sosial, keagamaan hingga perekonomian.

Ketua Rumah Mualaf Temanggung, Akhmad Khamdani di Temanggung, Rabu (5/8), mengatakan peresmian ini sekaligus pelantikan kepengurusan untuk periode 2020-2025.

Dia mengatakan pendirian Rumah Mualaf sebenarnya telah ditetapkan pada 11 Mei 2020 sebagai turunan dari hasil rapat antara MUI, Baznas, Kemenag, dan Kelompok Kerja Penyuluh Agama Islam Kabupaten Temanggung.

Menurut dia seorang mualaf perlu mendapat pendampingan untuk membimbing peribadatan, belajar membaca ayat suci hingga kajian keagamaan.

"Secara sosiologis, mualaf juga berisiko mengalami efek sosial dan ekonomi akibat pindah agama yang dijalaninya. Oleh karena itu, program pendampingan menjadi kebutuhan bagi mualaf sebagai bagian dari entitas agama, masyarakat dan bangsa, khususnya di Kabupaten Temanggung. Mereka juga termasuk kategori asnaf atau penerima zakat," katanya.

Dia menjelaskan angka mualaf di Kabupaten Temanggung cukup tinggi dan meningkat setiap tahunnya. Namun, wadah untuk menampung belum tersedia.

Menurut dia dengan didirikannya Rumah Mualaf ini maka diharapkan akan lebih terarah.

"Kalau program selama ini sudah jalan, baik dari MUI, Baznas dan lainnya, tetapi belum terkoordinasi, maka ini jadi wadah untuk menampung semuanya itu," kata Ketua II Baznas Temanggung ini.

Ketua MUI Kabupaten Temanggung, KH. Yakub Mubarok mengatakan pihaknya mengapresiasi terhadap lembaga lain yang bersama-sama membangun Rumah Mualaf ini. "Saya ucapkan selamat dan kami berharap dapat optimal mendampingi para mualaf," katanya.

Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan Sekda Kabupaten Temanggung, Tri Raharjo, berharap agar pelantikan ini tidak hanya seremonial, tetapi dapat lebih efektif dalam bekerja untuk menjadi ruang bersama bagi para mualaf.

"Selalu istiqamah dalam mendampingi umat. Ini adalah kerja sosial, bekerja keras, kerja cerdas dan kerja ikhlas," katanya.

Dia mengatakan, mualaf membutuhkan pendampingan yang kontinyu. Dengan adanya Rumah Mualaf maka kekuatan mental, spiritual, emosional hingga sosial ekonomi dapat terbangun dan didampingi dengan berkesinambungan.


Berita Terkait
  • Bangun Instalasi Air, BMH Kuatkan Pembinaan Mualaf di Jateng
  • Fransiska Sesiati, Sembuh dari Penyakit Usai Bersyahadat
  • Kegemparan Saat Uskup Agung Uganda Umumkan Memeluk Islam
Berita Lainnya
  • Laga Barcelona Vs Napoli Tetapi di Camp Nou
  • BMKG Aceh Peringatkan Nelayan Waspada Gelombang Laut 4 Meter

Ikhtiar Pelayanan, MUI Temanggung Resmikan Rumah Mualaf

Ikhtiar Pelayanan, MUI Temanggung Resmikan Rumah Mualaf

Ikhtiar Pelayanan, MUI Temanggung Resmikan Rumah Mualaf

Ikhtiar Pelayanan, MUI Temanggung Resmikan Rumah Mualaf

Ikhtiar Pelayanan, MUI Temanggung Resmikan Rumah Mualaf

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya