0
Thumbs Up
Thumbs Down

Honda Komentari Mobil China Harga Murah

carmudi
carmudi - Mon, 06 May 2019 16:00
Dilihat: 154

Jepara - Dunia otomotif Indonesia khususnya roda empat saat ini kian bervariasi. Hal tersebut disebabkan oleh masuknya brand asal China dengan fitur yang jauh melebihi brand asal Jepang. Soal harga yang dijual, brand asal China ini juga lebih berani mematok harga lebih murah. Mobil China harga murah ini pun akhirnya mendapatkan komentar dari Honda.

Dengan banyaknya fitur yang diberikan dan harga yang lebih terjangkau, apakah ini akan menjadi ancaman brand asal Jepang? PT Honda Prospect Motor (HPM) melihat hal tersebut bukanlah menjadi suatu ancaman. Honda meyakini jika harga mobil China yang cukup terjangkau ini merupakan strategi masing-masing.

DFSK Glory 560, mobil China harga murah terbaru DFSK (Foto: Santo/Carmudi)

"Konsumen pada umumnya akan mulai membeli mobil pertama dari yang ukuran kecil dengan harga murah. Dari situ, biasanya mereka akan mengganti mobil yang lebih besar dan harganya di atas mobil pertama mereka. Upgrade inilah yang menjadi kunci," kata Jonfis Fandy, Director Marketing and After Sales Service and IT PT HPM di Jepara, Jawa Tengah, Kamis (2/5).

Tanggapan Honda Melihat Mobil China Harga Murah

Ia menilai jika konsumen yang membeli mobil China dengan harga murah ini akan sulit untuk melakukan upgrade kedepannya. "Anda beli mobil harga Rp 200 juta, jualnya nanti jadi Rp 100 jutaan. Saat ingin membeli lagi yang harganya Rp 300 jutaan, Anda harus tambah Rp 200 juta. Efek ini yang membuat konsumen akan sulit melakukan upgrade kendaraan," sambung Jonfis Fandy.

Konsumen yang membeli mobil dengan harga murah kedepannya dinilai akan sulit untuk upgrade. Jonfis menilai dengan harga mobil yang murah ini, nilai jualnya akan semakin rendah. Secara otomatis, pemilik mobil tersebut harus mengeluarkan uang lebih banyak jika hendak mengganti mobil dengan yang lebih baik kedepannya.

Mobil China harga murah, Wuling Cortez CT dan Wuling Confero S ACT. Foto/Carmudi.

"Jadi kalau beli mobilnya murah, ya sama saja. Bahkan bisa-bisa hilang, karena mobil itu punya harga minimum untuk resale valuenya sendiri. Kalau belinya murah, sudah pasti dijual kembalinya murah. Tak akan bisa investasi," papar Jonfis. Jika berkaca dari nilai resale value, tentu hal ini ada benarnya.


Karena harga pasar kendaraan bekas memang akan selalu turun, bukan naik. Untuk kendaraan bekas yang harganya selalu naik biasanya terjadi pada mobil hobby atau mobil klasik yang cukup ikonik.

Sumber: carmudi

Honda Komentari Mobil China Harga Murah

Honda Komentari Mobil China Harga Murah

Honda Komentari Mobil China Harga Murah

Honda Komentari Mobil China Harga Murah

Honda Komentari Mobil China Harga Murah

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
inilahcom
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
MuterFilm
Rancahpost
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya