0
Thumbs Up
Thumbs Down

Haris Azhar Soal Luhut: Segeralah Urus Itu Papua

Republika Online
Republika Online - Mon, 22 Nov 2021 16:32
Dilihat: 33
Haris Azhar Soal Luhut: Segeralah Urus Itu Papua

JAKARTA -- Direktur Lokataru, Haris Azhar menyarankan pejabat pemerintah untuk mengurus permasalahan di Papua dibandingkan mempolisikan diirinya. Dirinya dilaporkan oleh Menko Marives Luhut Binsar Pandjaitan (LBP) atas dugaan berita bohong.

Luhut pekan lalu menyatakan kasus itu akan berlanjut di pengadilan setelah proses mediasi terancam gagal. "Daripada pidanain saya lebih baik penguasa di Republik ini segeralah urus itu Papua. Bagaimana supaya damai, supaya tidak ada kekerasan, supaya tidak ada korban," ujar Haris di Polda Metro Jaya, Senin (22/11).

Menurut Haris, rekaman wawancara yang dipersoalkan oleh Luhut sama sekali tidak ada unsur penghinaan. Adapun, tayangan itu adalah diskusi yang hubungan dengan kepentingan publik. Karena itu, dia sangat siap jika perkara ini harus berlanjut ke meja hijau.

"Silahkan dicari di video itu apakah atau apakah di luar itu juga saya pernah ngomongin fisiknya orang, apa saya bicara soal kelakuan di sektor privatnya, tidak ada," ungkap Haris.

Justru, kata Haris, dalam video itu dirinya berbicara soal kepentingan publik dan itu adalah haknya publik untuk didiskusikan. Kemudian, yang dibahas terkait persoalan yang terjadi di Papua antara lain praktik bisnis dan kekerasan. Apalagi saat ini, sambungnya, situasi di Papua semakin memburuk.

"Bahkan polisi pun jadi korban. Kalau saya dibilangnya suka belain orang Papua, saya mau menegeaskan sekali lagi yang jadi korban banyak tentara sama polisi, ASN-nya yang bekerja buat pemerintah juga jadi korban," terang Haris.

Karena itu, Haris berharap agar pemerintah mengutamakan tugasnya. Salah satunya adalah menangani permasalahan Papua. Banyak masyarakat di Papua yang menangis dan harus mengungsi meninggalkan tempat tinggalnya.

"Inilah yang saya mau bilang, di luar dari kasus ya, tapi punya korelasi banyak pejabat di Republik ini sibuk pidanain, sibuk mengkritik mau ngaudit LSM lah, aktivis lah, pengacara, malah dikejar-kejar," keluh Haris.

Berita Terkait
    Berita Lainnya
    • Jepang Bakal Lepas Cadangan Minyak karena Permintaan AS?
    • MUI DKI Bantah Bentuk Pasukan Siber untuk Tujuan Politik

    Haris Azhar Soal Luhut: Segeralah Urus Itu Papua

    Haris Azhar Soal Luhut: Segeralah Urus Itu Papua

    Haris Azhar Soal Luhut: Segeralah Urus Itu Papua

    Haris Azhar Soal Luhut: Segeralah Urus Itu Papua

    Haris Azhar Soal Luhut: Segeralah Urus Itu Papua

      
    PARTNER KAMI
    JPNN
    genpi
    Republika Online
    LIPUTAN6
    okezone
    BBC
    bintang
    bola
    Antvklik
    rumah123
    Rumah
    Love Indonesia
    CENTROONE
    wartaekonomi
    Voice of America
    Popular
    Gocekan
    Teqnoforia
    Angelsontrip
    Makanyuks
    BisnisWisata
    Jakarta Kita
    Indonesia Raya News
    RajaMobil
    Mobil123
    Otospirit
    MakeMac
    Indotelko
    Inditourist
    TEKNOSAINS
    MotorExpertz
    Mobil WOW
    Oto
    Kpop Chart
    salamkorea
    slidegossip
    Hotabis
    INFOJAMBI
    Japanese STATION
    pijar
    SeleBuzz
    Mobilmo
    Cintamobil
    Football5star
    Citra Indonesia
    OTORAI
    Sehatly
    Hetanews
    Inikata
    Nusabali
    Garduoto
    batampos
    covesia
    carmudi
    idnation
    inipasti
    teknorush
    winnetnews
    mediaapakabar
    carvaganza
    mediakepri
    kabarsurabaya