0
Thumbs Up
Thumbs Down

Gubernur Kaltim Usulkan Luas Lahan Ibu Kota Baru Ditambah Jadi 400 Ribu Hektare

covesia
covesia - Fri, 06 Dec 2019 08:45
Dilihat: 39
Gubernur Kaltim Usulkan Luas Lahan Ibu Kota Baru Ditambah Jadi 400 Ribu Hektare

Covesia.com - Gubernur Kalimantan Timur Isran Noor mengusulkan luasan lahan untuk cakupan ibukota baru negara menjadi 400 ribu hektare dari 180 ribu hektare yang direncanakan pemerintah pusat.

"Agar bernuansa green, modern, metropolis dan keberlanjutan dalam kelestarian lingkungan," jelas Gubernur saat menjadi narasumber pada Sarasehan Udara "Ibu Kota Baru Indonesia, Ibu Kota Kita Bersama" di Balikpapan, Rabu (4/12/2019).

Tambahan lahan hingga 220 ribu hektare tersebut, menurut Gubernur, sangat dimungkinkan karena di kawasan Sepaku dan Samboja luasan lahan adalah tanah negara.

Kawasan hutan dan lahan konservasi seperti Taman Hutan Raya Bukit Soeharto, sebut Gubernur, justru akan lebih terpelihara bila masuk ke dalam kawasan ibu kota negara.

Ibukotanya sendiri juga akan lebih sehat karena dikelilingi hutan.

Selanjutnya, Gubernur Isran Noor menambahkan infrastruktur penunjang sudah siap dan sudah dibangun. Sudah ada bandara dan pelabuhan, kemudian jalan tol sedang dibangun dan segera selesai.

Pada kesempatan ini Gubernur juga mengingatkan agar masyarakat Kaltim membekali diri agar bisa bersaing dengan pendatang yang tertarik dengan ibukota baru tersebut.

"Jangan hanya jadi penonton," tegas Gubernur.

Sebab seiring dengan penetapan pemindahan ibukota baru negara tersebut, gairah perekonomian di Kaltim semakin meningkat. Jika pembangunan infrastruktur ibukota baru tersebut sudah berjalan, maka akan ada dana masuk sekitar Rp60 triliun per tahun dari APBN saja. Belum lagi investasi-investasi lain.

Pada kesempatan yang sama, Wakapolda Kaltim Brigjen Polisi Eddy Sumitro Tambunan mengatakan menyongsong keberadaan ibukota baru negara Polda Kaltim telah membentuk satuan tugas untuk mencegah terjadinya berbagai tindakan gangguan keamanan seperti konflik sosial hingga pencegahan adanya spekulan tanah.

"Kami juga menambah jumlah personel untuk mengantisipasi pertambahan penduduk ketika ibukota sudah pindah ke Kaltim. Bahkan, untuk Balikpapan sebagai kota penyangga utama sudah ditingkatkan dari Polres menjadi Polresta, jadi yang memimpin bukan lagi AKBP melainkan Kombes Polisi," kata Eddy.

Selain Gubernur Isran Noor, narasumber lain diantaranya Direktur Utama LPP RRI M Rohanuddin, Wakil Ketua DPRD Kaltim Sigit Wibowo, Walikota Balikpapan Rizal Efendi, Kadiskominfo Kaltim Diddy Rusdiansyah, Kepala BPBD Kaltim Frederik Bid, Irdam VI Mulawarman Kolonel CZI I Nyoman Parwata dan Pembina Forum Kebangsaan Kaltim Jos Soetomo.

Sarasehan udara ini juga dihadiri tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh adat dan mahasiswa.


(ant/utr)

Sumber: covesia

Gubernur Kaltim Usulkan Luas Lahan Ibu Kota Baru Ditambah Jadi 400 Ribu Hektare

Gubernur Kaltim Usulkan Luas Lahan Ibu Kota Baru Ditambah Jadi 400 Ribu Hektare

Gubernur Kaltim Usulkan Luas Lahan Ibu Kota Baru Ditambah Jadi 400 Ribu Hektare

Gubernur Kaltim Usulkan Luas Lahan Ibu Kota Baru Ditambah Jadi 400 Ribu Hektare

Gubernur Kaltim Usulkan Luas Lahan Ibu Kota Baru Ditambah Jadi 400 Ribu Hektare

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
inilahcom
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya