0
Thumbs Up
Thumbs Down

Gile Bener! Berkat Teknologi Baru Ini, Tiga Motor Pabrikan MotoGP Semakin Kencang Saja di Mugello

MotorExpertz
MotorExpertz - Sat, 29 May 2021 10:19
Dilihat: 139
Gile Bener! Berkat Teknologi Baru Ini, Tiga Motor Pabrikan MotoGP Semakin Kencang Saja di Mugello
MUGELLO, ME. Sekarang, pabrikan Ducati enggak bisa egois lagi karena sebagian besar pabrikan lain juga mengikuti progres yang dilakukan mereka, bradsis.
 
Secara mengejutkan, di hari pertama seri keenam MotoGP 2021 di Mugello, Italia; Suzuki, KTM dan Yamaha telah menggunakan part baru yang terbukti vital dan bisa menyaingi Ducati di sirkuit ini.
 
Medan pertempuran teknologi terbesar di MotoGP, belakangan ini hadir dalam bentuk perangkat anyar berupa holeshot device.
 
Perangkat tersebut pertama kali diperkenalkan oleh Ducati di penghujung MotoGP musim 2018 lalu, sob.
 
Awalnya sempat dikecam karena dinilai curang oleh para pabrikan lain.
 
Kecaman tersebut karena Ducati telah diduga menambah perangkat tersebut dalam rangkaian elektronik, yang notabene sangat dilarang
 
Dalam sesi wawancara pada Kamis (27/05/2021), bos Ducati Corse, Gigi Dall'Igna menerangkan, bahwa holeshot device sama sekali tak terhubung dengan elektronik.
 
"Tetapi perangkat ini dioperasikan secara mekanikal. Secara efek, kami hanya ingin meningkatkan akselerasi motor dengan menambah distribusi beban di kedua bagian depan dan belakang motor," jelas Gigi.
 
Selain itu, perangkat tersebut juga terbukti berhasil membuat ban depan tetap menapak di atas aspal alias minim terjadi wheelie.
 
Sepanjang musim 2019 hingga sekarang, holeshot device memang sangat membantu rider mendapatkan peningkatan kecepatan dari roda belakang.
 
Di beberapa sirkuit seperti di Losail, Qatar lalu, rider Ducati sangat kencang di trek lurus, bahkan Johann Zarco mampu memecahkan rekor top speed 362 km/jam.
 
Di musim 2020 lalu pabrikan lain mulai melirik perangkat tersebut dengan versi mereka sendiri.
 
Bahkan di musim ini holeshot device jauh lebih berkembang, di mana Ducati, Honda dan KTM memperkenalkan perangkat tersebut untuk bagian depan.
 
Sejatinya, untuk bagian depan ini sudah digunakan oleh Aprilia sebelumnya, dan musim ini Aprilia baru menggunakan versi holeshot bagian belakang, agak berbalik memang.
 
Meski terbilang lamban, akhirnya Yamaha baru menggunakan perangkat holeshot di Mugello saat ini untuk keempat pembalapnya.
 
Mereka membiarkan Fabio Quartararo dan Maverick Vinales kelimpungan untuk menyaingi kecepatan rider Ducati di awal-awal seri.
 
Perlu kita garis bawahi, keduanya telah meminta Yamaha untuk segera menggunakan perangkat tersebut sejak awal musim, bradsis.
 
Setelah meraih tiga kemenangan beruntun di MotoGP Qatar dan MotoGP Portugal, dua seri selanjutnya sukses dimenangi Jack Miller dan konsistensi rider Ducati di barisan depan.
 
"Saya sangat senang, sangat senang karena sejak GP Qatar lalu, setiap kali saya membuat hasil yang bagus atau posisi terdepan atau semacamnya, saya mendorong para insinyur Jepang [dengan mengatakan] 'itu yang paling penting, itu yang paling penting'," kata Quartararo, yang telah menjajal perangkat holeshot depan setelah berakhir keempat secara keseluruhan di hari pertama.
 
“Sekarang kami tidak punya alasan lagi. Tentu, kami perlu mengembangkannya lagi karena ini tes pertama kami, tapi kami sudah melihat peningkatan besar.
 
"Jadi, saya sangat senang, jadi saya pikir kita bahkan bisa membuat hal-hal yang lebih baik.
 
"Jadi saya merasa antusias untuk ke depannya, tapi saya ingin berterima kasih kepada Yamaha karena mereka bekerja keras dan saya pikir mereka sedikit berubah, lebih menyukai gaya baru dan saya sangat menyukainya dan mereka melakukan pekerjaan yang luar biasa," terang Quartararo.
 
Yups, Quartararo sangat benar, dengan perkembangan teknologi di MotoGP, para pabrikan tak boleh hanya berdiam dan menunggu.
 
Seolah-olah Quartararo menginginkan Yamaha untuk lebih visioner dalam pengembangan motor, karena selama ini kemajuan teknologi selalu dipelopori oleh Ducati.
 
Vinales juga sangat antusias dengan perangkat tersebut, meski di hari pertama ini dia kedelapan secara keseluruhan.
 
Dia bilang butuh penyesuaian diri dengan perangkat tersebut lantaran perangkat ini fungsikan secara mekanikal.
 
“Pada dasarnya, kita akan melihat pada hari Minggu, tetapi ketika Anda melakukan single lap, Anda dapat melihatnya jauh lebih baik,” katanya.
 
"Ini langkah besar. Jadi kami perlu melihatnya pada hari Minggu dengan semua motor.
 
"Tapi efektifitasnya sangat cepat. Pada dasarnya bagian kedua dari percepatan, itu membuat perbedaan besar," pungkas Vinales.
 
???????????????????????????????????????? ???????????????? ????????????????????????
 
Sementara dari paddock lain, Suzuki datang ke Mugello dipersenjatai dengan perubahan yang masih mereka 'rahasiakan', bradsis.
 
Ya, saat ini mereka masih tutup mulut untuk mengungkapkan seperti apa detail yang membuat mereka lebih meningkat di Mugello.
 
Di akhir sesi, Alex Rins secara mengejutkan mampu bersaing dengan Francesco Bagnaia.
 
Kecepatan motor mereka hanya berselisih gap 0.081 detik saja.
 
Meski di hari Kamis Joan Mir dan Rins masih merahasiakannya, tanpa sengaja di akhir sesi, Rins sedikit membocorkannya.
 
Ternyata, mereka telah mengubah sistem elektronik dengan versi terbaru.
 
Karena selama ini mereka sangat menderita karena selalu kalah akselerasi sejak di Mugello pada 2019 lalu, dan di seri perdana Qatar lalu pun sangat terlihat kelemahan Suzuki, di mana Joan Mir dikalahkan oleh dua rider Ducati di trek lurus menjelang garis finish.
 
"Siapa yang memberitahumu bahwa itu ada di sisi elektronik?" jawab Rins ketika ditanyai tentang itu.
 
"Tidak, ini bekerja cukup baik. Kami sedikit meningkatkan sisi elektronik. Ini berfungsi dengan baik.
 
“Jika kami menggunakan paket yang lebih baik ini dibandingkan dua tahun sebelumnya, kami sedikit lebih baik secara umum, di semua sektor, terutama di area anti-wheelie.
 
"Mengenai masalah wheelie, saat memasuki tikungan terakhir, saya cukup senang karena dua tahun terakhir kami kehilangan banyak waktu di sana, dan sekarang sepertinya saya dapat melakukan sesuatu untuk mencegah roda depan wheelie."
 
Di atas aspal, setup elektronik yang dilakukan Suzuki ini terbukti sangat efektif mampu mengail top speed hingga 352,9 km/jam yang ditorehkan Rins.
 
Kecepatan mereka di trek lurus Mugello mampu mendekati top speed 357,9 km/jam motor Ducati yang digeber oleh Michele Pirro dari Pramac Ducati.
 
Kalau dibandingkan dengan kecepatan terbaik Rins di tahun 2019, kecepatannya 3 km/jam lebih cepat di tahun 2020.
 
Artinya, meski penguatan kecil, tetapi sangat penting dan diharapkan mampu melawan Ducati saat balapan di hari Ahad mendatang.
 
???????????? ???????????????????? ???????????????????? ????????????????
 
Di awal musim MotoGP 2021 ini pabrikan kombinasi skuad KTM, Brad Binder dan Miguel Oliveira tampak kesulitan.
 
Mereka seperti baru saja datang ke MotoGP dengan keuntungan konsesi alias seperti kembali ke setelan awal.
 
Mereka akhirnya berbenah memasuki seri keenam ini dengan menggunakan sasis baru dan pemasok bahan bakar anyar dari ETS Racing Fuels.
 
Masalah KTM musim ini karena mereka menilai bahwa alokasi ban depan Michelin yang dibutuhkan KTM RC16 cenderung lebih lunak.
 
Selain itu, kesulitan kedua rider itu juga merasa fleksibilitas bobot motor sangat kurang efektif ketika keluar tikungan, bradsis.
 
Sehingga, akhirnya mereka memutuskan menggunakan sasis baru yang sebelumnya sudah mereka ujicoba pertama kalinya saat di tes resmi Jerez lalu.
 
Hasilnya terbukti sangat berdampak pada hasil di akhir sesi latihan bebas hari pertama di Mugello, di mana kedua rider KTM itu mampu menembus enam besar.
 
Ini adalah hasil terbaik KTM sejak awal musim ini.
 
"Kami memiliki sasis baru yang kami uji untuk pertama kalinya di Jerez," kata Binder.
 
"Tujuan frame ini adalah untuk membantu kami mengarahkan motor sedikit lebih baik agar dapat keluar dari tikungan dengan lebih baik.
 
"Dan tampaknya bekerja dengan baik di Mugello. Yang pasti sasis sedikit membantunya [kecepatan tertinggi], terutama karena itu membantu kami menyusun motor dengan lebih baik," beber Binder.
 
Selain itu, kata Binder, perubahan konsumsi bahan bakar baru dari ETS Racing Fuels sangat berefek pada kecepatan motor yang saat ini lebih kencang.
 
"Ini sangat bagus. Tapi lebih dari itu kami mendapat bahan bakar baru dan ini memberi kami kecepatan lebih," pungkas Binder.
 
Wah, persaingan semakin ketat saja nih, bradsis.

 

Sumber: MotorExpertz

Gile Bener! Berkat Teknologi Baru Ini, Tiga Motor Pabrikan MotoGP Semakin Kencang Saja di Mugello

Gile Bener! Berkat Teknologi Baru Ini, Tiga Motor Pabrikan MotoGP Semakin Kencang Saja di Mugello

Gile Bener! Berkat Teknologi Baru Ini, Tiga Motor Pabrikan MotoGP Semakin Kencang Saja di Mugello

Gile Bener! Berkat Teknologi Baru Ini, Tiga Motor Pabrikan MotoGP Semakin Kencang Saja di Mugello

Gile Bener! Berkat Teknologi Baru Ini, Tiga Motor Pabrikan MotoGP Semakin Kencang Saja di Mugello

  
PARTNER KAMI
JPNN
genpi
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
pijar
SeleBuzz
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya