0
Thumbs Up
Thumbs Down

Gembong Narkoba dalam Lapas Cilegon Terancam Hukuman Mati

okezone
okezone - Thu, 16 Jan 2020 14:13
Dilihat: 28
Gembong Narkoba dalam Lapas Cilegon Terancam Hukuman Mati

SERANG - Muhammad Adam, gembong narkoba kelas kakap kembali diadili dalam kasus penyelundupan narkoba di Pengadilan Negeri (PN) Serang. Pemilik aset Rp21 triliun itu terancam hukuman mati karena mengendalikan penyelundupan narkotika dari Malaysia ke Indonesia dari dalam Lapas Klas III Cilegon.

Dalam dakwaan, Jaksa Wendy Batubara menyatakan, terdakwa Muhammad Adam bersama-sama rekannya melakukan percobaan atau permufakatan jahat secara tanpa hak dan melawan hukum menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menerima, menjadi perantara dalam jual beli, menukar atau menyerahkan narkotika golongan I berupa sabu-sabu dengan berat sekitar 20.800 gram dan narkotika jenis ekstasi/inex (MDMA) sebanyak 31.439 butir.

"Terdakwa menghubungi Akbar menggunakan handphone milik terdakwa menyuruh saksi Akbar untuk datang ke Jembatan Kuala Sungai Akar Indragiri Hilir mengambil mobil Toyota Hilux warna Silver dengan Nopol B 9807 SBB yang di dalamnya sudah berisi narkotika jenis sabu-sabu dan ekstasi/inex dari RUM (DPO) untuk dibawa ke Jakarta," kata Wendy.

Baca Juga: Polisi Tangkap 2 Kakek Asyik Pesta Sabu di Kebun


Namun, Akbar mengatakan kepada terdakwa hanya berani membawa mobil Hilux tersebut sampai ke Kota Jambi saja, dan terdakwa tetap menyetujui dengan menyuruhnya hanya cukup mengantarkan sampai Kota Jambi dan di sana nanti sudah ada orang suruhan terdakwa untuk mengambil mobil Toyota Hilux tersebut, yaitu Mirnawati.

Sesampainya di Jambi, terdakwa meminta Mirnawati untuk meletakkan barang di dalam kamar belakang di rumah yang berada di Jalan Walisongo, RT 51 Nomor 8, Kelurahan Kenali Besar, Kecamatan Alam Barajo, Kota Jambi, Provinsi Jambi.

Selanjutnya, terdakwa menghubungi saksi Akbar melalui aplikasi WhatsApp yang menyuruh mencarikan tas ransel yang besar sebagai wadah (tempat). Kemudian, narkotika jenis ekstasi/inex tersebut ke dalam tas ransel sebanyak 2 (dua) bungkus dan pergi mencari Hotel di Kota Jambi.

Sesampainya di Jambi, terdakwa menerima telepon dari Akbar bahwa dia sudah mendapatkan kamar 903 Lantai 9 Hotel Abadi Suite dan terdakwa meminta untuk menaruh/menyimpan tas ransel yang berisi narkotika jenis ekstasi/inex tersebut di dalam lemari kamar 903 tersebut, dan selanjutnya menitipkan kunci kamar 903 lantai 9 Hotel Abadi Suite kepada resepsionis, karena akan ada orang yang akan mengambil tas yang berisi Narkotika, yaitu Jhon.

"Terdakwa dihubungi oleh saksi Mirnawati yang mengatakan kepada terdakwa bahwa mobil Toyota Hilux warna Silver dengan bernomor polisi B 9807 SBB yang di dalamnya berisi narkotika jenis sabu-sabu yang disembunyikan di dalam ban serep (cadangan) sudah diambil atau diterima dari tangan Akbar," ujarnya.


Baca Juga: Polisi Ringkus Residivis Pengedar Sabu dan Ekstasi ke Pelajar

Sumber: okezone

Gembong Narkoba dalam Lapas Cilegon Terancam Hukuman Mati

Gembong Narkoba dalam Lapas Cilegon Terancam Hukuman Mati

Gembong Narkoba dalam Lapas Cilegon Terancam Hukuman Mati

Gembong Narkoba dalam Lapas Cilegon Terancam Hukuman Mati

Gembong Narkoba dalam Lapas Cilegon Terancam Hukuman Mati

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya