0
Thumbs Up
Thumbs Down

Gaet Quartararo, Yamaha Tidak Menghormati Rossi?

MotorExpertz
MotorExpertz - Wed, 19 Feb 2020 08:05
Dilihat: 43
Gaet Quartararo, Yamaha Tidak Menghormati Rossi?
ITALIA, ME. Tepat di tanggal 16 Februari 2020 lalu, Valentino Rossi berumur 41 tahun. Itu artinya di musim ini, The Doctor menjadi satu-satunya pembalap era 4-tak angkatan awal tahun 2000-an yang masih tersisa di MotoGP. Hal tersebut terlihat dari banyak pembalap seangkatan dirinya yang sudah tidak lagi membalap di pentas MotoGP.
Memang, pesona Rossi di pentas MotoGP tidak bisa dipandang sebelah mata. Namun dari sisi performa, rider kelahiran Urbino, Italia, 16 Februari 1979 tersebut mengalami penurunan. Walaupun tidak drastis, tapi bagi setiap MotoGP mania yang selalu menonton aksinya perubahan tersebut terasa selama beberapa musim ke belakang.
Karir Rossi juga akan dibuktikan kembali di musim 2020. Hal ini pun berimbas kepada kontrak tim pabrikan Movistar Yamaha, yang pada tahun depan akan menggandeng pembalap muda Fabio Quartararo untuk mengisi bangku Rossi yang sudah 7 tahun menjadi pembalapnya, sejak bergabung kembali di Yamaha pada tahun 2013.
"Saya tidak akan mengatakan bahwa Yamaha tidak menghormati saya, terutama karena mereka mengatakan kepada saya bahwa jika saya ingin melanjutkan, mereka akan mendukung saya sebanyak mungkin dengan motor resmi ketiga," kata Rossi.
Rossi telah memberikan sinyal untuk pindah ke Petronas Yamaha jika dirinya memutuskan untuk melanjutkan balapan di tahun 2021, dan diberikan jaminan spesifikasi mesin M1 ketiga. Namun saat ditanyakan mengenai karirnya di musim 2020, Rossi tidak banyak menjawab dan bersifat lebih pasrah.
"Bagi saya, Petronas adalah pilihan terbaik. Situasinya sangat bagus. Mereka memiliki tim muda yang bagus sehingga mereka dapat meningkat," ujar Rossi pada saat menjalani sesi tes pra musim di Sepang, Malaysia.
FYI, sejak seri Thailand berlangsung, Rossi langsung tertuju kepada kontraknya. Rossi merasakan hal itu ketika Quartararo sangat kompetitif di Buriram. "Saya tidak terkejut dan sudah memikirkan ini sejak Oktober tahun lalu. Saya memikirkannya ketika saya berada di Thailand. Performa Quartararo mengubah situasi," ujarnya.
"Karena pasti jika Yamaha tidak memiliki Quartararo, mungkin kita dapat memiliki banyak waktu untuk menentukan kepada siapa kursi pabrikan akan berlabuh," tambah Rossi.
Dalam hal ini, Rossi pun mengerti keputusan yang Yamaha pilih. Tapi itu semua tidak bisa ia jawab saat ini. Rossi malah menyarankan agar ditanyakan langsung kepada Lin Jarvis selaku manajer tim Yamaha.
"Itu pertanyaan bagus, tapi saya lebih suka tidak menjawab. Kamu harus bertanya kepada Lin Jarvis. Dia mungkin tahu," tutup Rossi.
Sumber: MotorExpertz

Gaet Quartararo, Yamaha Tidak Menghormati Rossi?

Gaet Quartararo, Yamaha Tidak Menghormati Rossi?

Gaet Quartararo, Yamaha Tidak Menghormati Rossi?

Gaet Quartararo, Yamaha Tidak Menghormati Rossi?

Gaet Quartararo, Yamaha Tidak Menghormati Rossi?

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya