0
Thumbs Up
Thumbs Down

Fenomena Lonjakan Bayi Lahir Lebih Awal Saat Cuaca Panas

Republika Online
Republika Online - Tue, 03 Dec 2019 08:53
Dilihat: 46
Fenomena Lonjakan Bayi Lahir Lebih Awal Saat Cuaca Panas

SAN FRANCISCO -- Cuaca panas dapat menyebabkan lonjakan jumlah bayi yang dilahirkan lebih awal. Para ilmuwan mengungkapkan, ini merupakan sebuah fenomena yang dapat membahayakan kesehatan bayi dan kemungkinan akan bertambah buruk karena suhu naik karena perubahan iklim.

Para peneliti di California mengatakan, rata-rata 25.000 anak dilahirkan hingga dua pekan lebih awal selama periode yang lebih hangat dari rata-rata di Amerika Serikat antara 1969-1988. Ini setara dengan 150.000 hari kehamilan yang hilang setiap tahun.

Meskipun tidak pasti mengapa para ibu tampaknya melahirkan lebih awal ketika merkurius naik, para penulis penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Nature Research Journal mengatakan kelahiran prematur adalah masalah yang harus ditanggapi dengan serius.

"Sangat mungkin dilahirkan lebih awal akan mempengaruhi perkembangan anak dan memiliki dampak bertahan hingga dewasa, namun diperlukan lebih banyak penelitian untuk mengonfirmasi hal ini," kata Alan Barreca dari Institute of the Environment and Sustainability, University California Los Angeles, seperti yang dilansir dari Malay Mail, Selasa (3/12).

"Cuaca panas meningkatkan kadar oksitosin ibu, yang merupakan hormon utama yang mengatur persalinan dan melahirkan. Tapi, kaitannya mungkin karena cuaca panas menyebabkan stres kardiovaskular, yang mungkin mengarah pada kelahiran dini," ujarnya menambahkan.

Barreca dan seorang kolega menggunakan perkiraan pergeseran tingkat kelahiran harian dari negara bagian Amerika Serikat (AS) selama rentang 20 tahun. Sampel ini termasuk 56 juta kelahiran.

Mereka menemukan tingkat kelahiran dini meningkat lima persen pada hari-hari di mana suhu berada di atas 90 derajat Fahrenheit atau 32,2 derajat Celcius, terhitung sekitar satu dari setiap 200 kelahiran.

Dengan suhu saat ini sekitar satu derajat lebih panas daripada rata-rata pra industri dan diatur untuk meningkat lebih lanjut, Barreca mengatakan ia sangat prihatin tentang dampak potensial dari tingkat kelahiran dini yang terkait cuaca lebih besar di masa depan.

"Kami memperkirakan lebih dari satu dari 100 kelahiran akan terjadi lebih awal dari yang diperkirakan di AS pada akhir abad ini. Jumlah itu mungkin tampak kecil, tapi itu jauh lebih tinggi daripada risiko kecelakaan mobil," kata Barreca.

Dia menunjukkan bahwa sementara AC cenderung memberikan perlindungan bagi para ibu selama cuaca panas. Namun, teknologinya sangat hemar energi, mahal, dan sebagian besar tidak ada di negara berkembang.

"Beberapa kelaurga akan mengalami tekanan keuangan bahkan jika mereka dapat menggunakan lebih banyak pendingin ruangan selama kehamilan dan tekanan keuangan juga buruk bagi anak-anak," ujarnya.

Sementara itu, profesor Obstetri di King's College London Andrew Shennan mengatakan sifat hubungan itu tidak jelas, meskipun suhu yang ekstrem telah lama dikaitkan dengan risiko kelahiran prematur.


"Mengingat berbagai suhu di seluruh dunia dan sebagian besar wanita memiliki kehamilan normal, ini tidak mungkin menjadi faktor risiko penting bagi setiap individu," kata Shennan yang tidak terlibat dalam penelitian ini.

Berita Terkait
    Berita Lainnya
    • Viola Davis Ikut Tanggapi Martin Scorsese
    • Dompet Dhuafa Ajak Sumbang Sepatu Layak Pakai di EJM 2019

    Fenomena Lonjakan Bayi Lahir Lebih Awal Saat Cuaca Panas

    Fenomena Lonjakan Bayi Lahir Lebih Awal Saat Cuaca Panas

    Fenomena Lonjakan Bayi Lahir Lebih Awal Saat Cuaca Panas

    Fenomena Lonjakan Bayi Lahir Lebih Awal Saat Cuaca Panas

    Fenomena Lonjakan Bayi Lahir Lebih Awal Saat Cuaca Panas

      
    PARTNER KAMI
    JPNN
    Republika Online
    LIPUTAN6
    okezone
    BBC
    bintang
    bola
    inilahcom
    Antvklik
    rumah123
    Rumah
    Love Indonesia
    CENTROONE
    wartaekonomi
    Voice of America
    Popular
    Gocekan
    Teqnoforia
    Angelsontrip
    Makanyuks
    telsetNews
    BisnisWisata
    Jakarta Kita
    Indonesia Raya News
    RajaMobil
    Mobil123
    Otospirit
    MakeMac
    Indotelko
    Inditourist
    TEKNOSAINS
    MotorExpertz
    Mobil WOW
    Oto
    Kpop Chart
    salamkorea
    slidegossip
    Hotabis
    INFOJAMBI
    Japanese STATION
    SeleBuzz
    Cintamobil
    Football5star
    Citra Indonesia
    OTORAI
    Sehatly
    Hetanews
    Inikata
    Nusabali
    Garduoto
    Beritakalimantan
    batampos
    covesia
    carmudi
    idnation
    inipasti
    teknorush
    winnetnews
    mediaapakabar
    carvaganza
    mediakepri
    kabarsurabaya