0
Thumbs Up
Thumbs Down

Epidemiolog Sebut Donor Plasma Perlu Terus Disosialisasikan

Republika Online
Republika Online - Tue, 27 Jul 2021 02:46
Dilihat: 48
Epidemiolog Sebut Donor Plasma Perlu Terus Disosialisasikan

PURWOKERTO -- Ahli epidemiologi lapangan dari Fakultas Kedokteran Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) dr. Yudhi Wibowo mengingatkan perlunya memperkuat edukasi mengenai manfaat donor plasma konvalesen. Dia mengatakan rumah sakit, dinas kesehatan, PMI, hingga tokoh masyarakat perlu bersinergi dalam upaya sosialisasi dan edukasi mengenai manfaat donor plasma konvalesen untuk menolong pasien covid-19.

Dia menambahkan, perlu juga membuat kelompok penyintas dengan usia minimal 18 dan maksimal 60 tahun."Dengan demikian informasi akan makin mudah disebarluaskan dan akan lebih tepat sasaran," katanya.

Menurutnya, seluruh pihak harus memperkuat sinergi dalam mengedukasi dan mendorong penyintas COVID-19 agar bersedia mendonorkan plasma konvalesen."Dengan demikian, diharapkan akan dapat menolong pasien yang tengah terpapar COVID-19," katanya.

Selain itu, kata dia, para pihak terkait harus terus memberikan motivasi kepada para penyintas agar secara sukarela mendonorkan plasma konvalesen dalam rangka meningkatkan kepedulian terhadap sesama. Dia juga mengingatkan bahwa skrining lanjutan sebelum dilakukannya donor plasma sangat diperlukan dan perlu menjadi perhatian.

"Dengan kerja sama seluruh pihak diharapkan akan makin meningkatkan pemahaman dan kesadaran para penyintas COVID-19 untuk mendonorkan plasma konvalesen," katanya.

Pengamat kebijakan publik dari Universitas Jenderal Soedirman Dr. Slamet Rosyadi juga menambahkan pentingnya mengintensifkan sosialisasi donor plasma konvalesen sebagai bentuk kepedulian antarsesama."Sosialisasi mengenai manfaat dan pentingnya donor plasma konvalesen kepada masyarakat harus terus diintensifkan," katanya.

Dia menambahkan untuk meningkatkan jumlah pendonor plasma konvalesen maka harus dibuat berbagai inovasi guna mempermudah seluruh proses dan pelaksanaannya terutama terkait dengan registrasi para calon pendonor. "Misalkan, perlu dibuat aplikasi digital untuk membuka registrasi pendonor plasma sehingga pihak pengelola, baik PMI atau RS dapat mengetahui potensi donor plasma," katanya.


Berita Terkait
  • Bantu Saat Pandemi, Studio Ini Beri Gratis Foto Produk UMKM
  • Korsel Mulai Vaksinasi Kelompok Usia 55-59 Tahun
  • Wafatnya Ulama Termasuk Tanda Kiamat, Ini Penjelasannya
Berita Lainnya
  • Epidemiolog Sebut Donor Plasma Perlu Terus Disosialisasikan
  • Mendagri Harap Kepala Daerah Jalankan Instruksi Soal PPKM

Epidemiolog Sebut Donor Plasma Perlu Terus Disosialisasikan

Epidemiolog Sebut Donor Plasma Perlu Terus Disosialisasikan

Epidemiolog Sebut Donor Plasma Perlu Terus Disosialisasikan

Epidemiolog Sebut Donor Plasma Perlu Terus Disosialisasikan

Epidemiolog Sebut Donor Plasma Perlu Terus Disosialisasikan

  
PARTNER KAMI
JPNN
genpi
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
pijar
SeleBuzz
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya