0
Thumbs Up
Thumbs Down

Dua Pejabat DKI Mundur, Ini Respons Anies

Republika Online
Republika Online - Sat, 02 Nov 2019 19:37
Dilihat: 31
Dua Pejabat DKI Mundur, Ini Respons Anies

JAKARTA -- Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan mengapresiasi sikap dua pejabatnya yang mundur di tengah sorotan publik terhadap anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) DKI Jakarta 2020.

Dua pejabat yang menyatakan mundur di antaranya Kepala Badan Perencanaan Pembangunan (Bappeda) Sri Mahendra Satria Wirawan dan Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Edy Junaedi.

Anies menyatakan apresiasi dan penghargaan kepada dua pejabat tersebut, yang ia anggap sudah cukup baik. "Saya menyampaikan apresiasi, terima kasih, atas kinerja selama ini. Dan meskipun cukup terkejut dengan permohonan beliau, tapi kami menerima permohonan pengunduran diri itu," kata Anies kepada wartawan, kemarin.

Menurut Anies sikap dua pejabat ini perlu dihormati dan dihargai. Mereka berdua sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) telah mengabdikan diri bekerja secara maksimal, walaupun akhirnya mundur. Keduanya memilih untuk memberikan kesempatan kepada yang lain.

Untuk pengganti Anies telah menunjuk Deputi Gubernur Bidang Pengendalian Penduduk dan Permukiman, Suharti sebagai pelaksana tugas (plt) Kepala Bappeda DKI Jakarta. Sedangkan untuk Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Anies mengaku belum menunjuk pengganti atau plt sementara. Ini karena ia belum bertemu dengan Edy Junaedi dan informasi pengunduran diri hanya sebatas surat.

"Adapun pak Edy, beliau belum pernah ketemu saya, belum menyampaikan. Beliau hanya menyerahkan surat pengunduran diri tapi belum ketemu. Dan belum ada informasi lebih jauh," ujar Anies.

Sebelum mundurnya dua pejabat ini, publik sempat menyorot beberapa anggaran yang tidak wajar dalam rancangan Kebijakan Umum Anggaran-Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) sebelum menjadi APBD 2020. Di dalamnya terungkapnya sejumlah anggaran yang tak wajar dengan nilai fantastis.

Dinas Pendidikan, misalnya, mengajukan angggaran pengadaan lem Aibon Rp 82,8 miliar dan ballpoint Rp 123 miliar. Sedangkan Dinas Pariwisata mengusulkan anggaran Rp 5 miliar untuk menyewa influencer media sosial asing untuk promosi wisata Jakarta.





Berita Terkait
  • Kepala Bappeda DKI Mengundurkan Diri, Anies Tunjuk Plt
  • Wakil Ketua DPRD DKI Persilakan Anies Perbaiki Sistem
  • Fahira Idris Minta Jajaran Pemprov DKI Lebih Teliti
Berita Lainnya
  • Viola Davis Ikut Tanggapi Martin Scorsese
  • Dompet Dhuafa Ajak Sumbang Sepatu Layak Pakai di EJM 2019

Dua Pejabat DKI Mundur, Ini Respons Anies

Dua Pejabat DKI Mundur, Ini Respons Anies

Dua Pejabat DKI Mundur, Ini Respons Anies

Dua Pejabat DKI Mundur, Ini Respons Anies

Dua Pejabat DKI Mundur, Ini Respons Anies

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
inilahcom
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya