0
Thumbs Up
Thumbs Down

Dolar Melemah Imbas Investor Berhati-hati Akan Stimulus Ekonomi AS

okezone
okezone - Tue, 20 Oct 2020 07:36
Dilihat: 62
Dolar Melemah Imbas Investor Berhati-hati Akan Stimulus Ekonomi AS

NEW YORK - Mata uang dolar Amerika Serikat (AS) mengalami pelemahan pada perdagangan Senin (19/10/2020) waktu setempat. Hal ini dikarenakan investor berhati-hati akan hasil kesepakatan di Washington mengenai paket stimulus fiskal yang bisa saja cair jelang pemilihan Presiden AS pada 3 November 2020.

Melansir CNBC.com, Jakarta, Selasa (20/10/2020), indeks dolar turun 0,3% setelah minggu lalu naik 0,7% . Hal ini karena lonjakan global dalam kasus virus korona dan kebuntuan atas paket stimulus memicu kehati-hatian.

Baca juga: Penjualan Ritel Membaik, Indeks Dolar AS Justru Melemah

Kelembutan dalam safe-haven greenback terjadi setelah Ketua DPR Nancy Pelosi mengatakan bahwa dia yakin undang-undang stimulus dapat didorong sebelum Hari Pemilu. Sementara itu kesepakatan pun harus diketok pada Selasa 20 Oktober 2020 waktu setempat.

"Ada peningkatan optimisme bahwa akan ada upaya kuat terakhir untuk mendapatkan kesepakatan stimulus," kata Edward Moya, analis pasar senior di Oanda di New York.

Indeks dolar diperdagangkan dalam kisaran ketat 93,207 hingga 93,767, dan dari perspektif teknis, kemungkinan akan tetap terikat dalam kisaran minggu ini.

Baca juga: Indeks Dolar AS Tergelincir Buntuti Gerak Wall Street

Meningkatkan sentimen pasar secara keseluruhan, pembuat obat Pfizer Inc mengatakan pada hari Jumat bahwa mereka berpotensi memiliki vaksin virus korona yang siap di Amerika Serikat pada akhir tahun.

Di tempat lain, sterling naik 0,22% versus dolar menjadi USD1,2952 karena harapan tumbuh bahwa negosiator Inggris dan Eropa mungkin dapat menyelamatkan pembicaraan perdagangan pasca-Brexit.

"Bisa jadi kesepakatan akan dicapai pada satu jam terakhir, karena pasar tampaknya mengharapkan, tetapi kurangnya kemajuan yang terlihat baru-baru ini menyoroti kemungkinan berbeda bahwa tidak ada kesepakatan yang dicapai," kata ANZ Research dalam catatan klien .


Euro terhadap dolar naik 0,44% menjadi USD1,1770, sedangkan dolar terhadap yen turun 0,03% menjadi 105,38.

Sumber: okezone

Dolar Melemah Imbas Investor Berhati-hati Akan Stimulus Ekonomi AS

Dolar Melemah Imbas Investor Berhati-hati Akan Stimulus Ekonomi AS

Dolar Melemah Imbas Investor Berhati-hati Akan Stimulus Ekonomi AS

Dolar Melemah Imbas Investor Berhati-hati Akan Stimulus Ekonomi AS

Dolar Melemah Imbas Investor Berhati-hati Akan Stimulus Ekonomi AS

  
PARTNER KAMI
pijar
JPNN
genpi
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
harian pijar
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya