0
Thumbs Up
Thumbs Down

Digagalkan, Peredaran 1,129 Ton Narkoba Jaringan Timteng

Republika Online
Republika Online - Mon, 14 Jun 2021 13:44
Dilihat: 245
Digagalkan, Peredaran 1,129 Ton Narkoba Jaringan Timteng

JAKARTA -- Tim Satuan Tugas (Satgas) Narkoba Polda Metro Jaya bersama Polres Jakarta Pusat menggagalkan perederan narkona jenis sabu-sabu jaringan Timur Tengah seberat 1,129 ton. Dalam pengungkapan ini, pihak kepolisian menangkap tujuh tersangka dan dua di antaranya merupakan warga negara asing (WNA) asal Nigeria.

"Penangkapan kali ini dilakukan oleh rekan-rekan anggota Polda Metro Jaya dan Polres Jakarta Pusat secara beruturut-turut diakhir Mei sampai Juni setelah diamankan lima warga negara Indonesia serta dua warga negara Nigeria," ujar Listyo di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin, 14 Juni 2021.

Ketujuh tersangka itu berinisial NR, HA, NW, CSN (WNA Nigeria),UCN (WNA Nigeria), AK dan H. Keempat tersangka ditangkap dari empat tempat kejadian perkara (TKP). Rencananya, sabu sebanyak itu bakal diedarkan ke wilayah Jakarta dan Jawa Barat.

Sigit menjelaskan, TKP pertama terletak di Gunung Sindur, Bogor, ditemukan barbuk 393 kilogram (kg), serta ditangkap tersangka NR dan HA. TKP kedua di Ruko Pasar Modern Bekasi Town Square, Margahayu, Bekasi Timur, ditemukan barbuk sebanyak 511 kg sabu. Di lokasi tersebut diamankan dua tersangka asal Nigeria, yakni NW dan UCN

Kemudian dari penangkapan tersangka di dua TKP tersebut, lanjut Sigit, petugas melakukan pengembangan. Dari hasil pengembangan itu ditemukan barbuk sabu sebanyak 50 kg di Apartemen Basura, Jakarta Timur, serta diamankan tersangka AK. Terakhir, TKP di Apartemen Green Pramuka, Cempaka Putih, Jakarta Pusat petugas menemukan sabu sebanyak 175 kg milik tersangka H.

"Pengungkapan ini tentunya berkat kerjasama dan kerja keras dan kerja solid dari kepolisian dengan didukung oleh Dirjen PAS Kemenkumham RI," kata Mantan Kabareskrim tersebut.

Selanjutnya para tersangka dijerat Pasal 114 ayat (2) subsider Pasal 115 ayat (2) lebih subsider Pasal 112 ayat (2) Juncto Pasal 132 ayat (1) dan ayat (2) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. "Ancaman hukuman minimal enam tahun maksimal hukuman mati," tegas Sigit.


Berita Terkait
  • Kapolri Instruksikan Seluruh Polda Berantas Premanisme
  • Panglima TNI: Masyarakat Antusias Divaksin
  • Rutan Salemba Kembali Razia Kamar Tahanan
Berita Lainnya
  • In Picture: Musisi Anji Ditangkap Terkait Dugaan Kasus Narkoba
  • Vaksin AstraZeneca Dinilai Paling Bermanfaat Bagi Lansia

Digagalkan, Peredaran 1,129 Ton Narkoba Jaringan Timteng

Digagalkan, Peredaran 1,129 Ton Narkoba Jaringan Timteng

Digagalkan, Peredaran 1,129 Ton Narkoba Jaringan Timteng

Digagalkan, Peredaran 1,129 Ton Narkoba Jaringan Timteng

Digagalkan, Peredaran 1,129 Ton Narkoba Jaringan Timteng

  
PARTNER KAMI
JPNN
genpi
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
pijar
SeleBuzz
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya