0
Thumbs Up
Thumbs Down

Dibilang Menstruasi Kotor, Siswi Gantung Diri

inilahcom
inilahcom - Mon, 16 Sep 2019 06:30
Dilihat: 47
Dibilang Menstruasi Kotor, Siswi Gantung Diri

Kabiangek--Seorang siswi sekolah menengah di Kenya bunuh diri setelah diduga dipermalukan ketika bercak menstruasinya terlihat di seragam sekolahnya.

Menurut laporan media Kenya, ibu dari siswi berusia 14 tahun ini menyatakan putrinya gantung diri sesudah dipermalukan oleh gurunya di sekolah.

Sekitar 200 orang melakukan protes di luar sekolah itu dan polisi harus menggunakan gas air mata untuk membubarkan mereka.

Tahun 2017, Kenya mengeluarkan undang-undang yang mewajibkan sekolah menyediakan pembalut bagi para siswi yang membutuhkan.

Kini parlemen sedang menyelidiki mengapa program ini belum dilaksanakan di seluruh sekolah.

Ibu dari korban menyatakan sang guru menyebut putrinya "kotor" karena bercak di seragam sekolahnya dan memerintahkannya ke luar dari kelas.

Ini terjadi di Kabiangek, sebelah barat ibukota Nairobi.

"Ia tak punya apa-apa yang bisa ia gunakan sebagai pembalut. Ketika darah menodai seragamnya, ia disuruh keluar kelas dan berdiri di luar," kata ibunya sebagaimana dikutip oleh media di Kenya.

Sang ibu mengatakan anaknya pulang ke rumah dan bercerita apa yang terjadi. Namun ketika si ibu pergi mengambil air, putrinya ditemukan gantung diri.

Orang tua melaporkan persoalan ini ke polisi tapi mereka frustrasi karena kurangnya tindakan kepolisian, menurut laporan media Daily Nation.

Bersama orang tua lain, mereka kemudian melakukan protes di luar sekolah hari Selasa (11/9/2019). Polisi bertindak dan menahan lima orang ketika para demonstran memblokir jalan dan merobohkan gerbang sekolah. Sekolah ini kini ditutup.

Kepala polisi setempat Alex Shikondi menyatakan kepolisian tengah menyelidiki keadaan kematian siswi ini.

Kepala sekolah menolak untuk berkomentar mengenai soal ini.

Di Kenya dan banyak negara Afrika lainnya, banyak perempuan yang tidak mampu membeli produk kesehatan seperti pembalut dan tampon.

Laporan PBB tahun 2014 menyebutkan satu dari 10 siswi di kawasan Afrika Sub-Sahara tak masuk sekolah pada saat menstruasi mereka.

Menurut laporan itu, beberapa dari siswi menyatakan mereka ketinggalan 20% pelajaran karena alasan ini, dan ini memperbesar kemungkinan mereka untuk akhirnya tak menyelesaikan sekolah mereka. [bbc/lat]



Sumber: inilahcom

Dibilang Menstruasi Kotor, Siswi Gantung Diri

Dibilang Menstruasi Kotor, Siswi Gantung Diri

Dibilang Menstruasi Kotor, Siswi Gantung Diri

Dibilang Menstruasi Kotor, Siswi Gantung Diri

Dibilang Menstruasi Kotor, Siswi Gantung Diri

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
inilahcom
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
MuterFilm
Rancahpost
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya