0
Thumbs Up
Thumbs Down

Di Tengah Covid-19, Pengusaha Diminta Pahami Aturan Kepailitan dan PKPU

okezone
okezone - Mon, 06 Jul 2020 19:09
Dilihat: 43
Di Tengah Covid-19, Pengusaha Diminta Pahami Aturan Kepailitan dan PKPU

JAKARTA - Virus Corona atau Covid-19 telah berdampak kepada perekonomian pada beberapa bulan lalu. Krisis kesehatan tersebut bahkan membuat resesi di depan mata, sebagaimana disampaikan Menteri Keuangan Sri Mulyani beberapa saat yang lalu.

Sri Mulyani menyampaikan bahwa tingkat pengangguran diprediksi meningkat hingga 2,92 juta orang dan angka kemiskinan diprediksi meningkat 1,89 juta orang. Pengusaha juga tidak terlepas dari efek pagebluk tersebut, oleh karena itu Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) pada Selasa, 7 Juli 2020 pukul 13.30 WIB akan menyelenggarakan sosialisasi terkait dengan kepailitan dan penundaan kewajiban pembayaran utang (PKPU) secara online.

Baca juga: Luhut Kaget RI Naik Kelas Jadi Negara Menengah Atas, Begini Faktanya

Menanggapi hal tersebut, Ketua Bidang IX BPP HIPMI, Sari Pramono menyampaikan bahwa Hipmi berfokus pada solusi ketenagakerjaan, vokasi dan kesehatan di Indonesia. Sehingga melalui acara ini diharapkan Pengusaha yang tergabung di HIPMI memahami aturan kepailitan di Indonesia.

Sekedar informasi, bahwa saat ini Undang-Undang Kepailitan dan PKPU direncanakan diamandemen, setelah sebelumnya mengikuti aturan Belanda faillissements-verordening, kemudian diubah dengan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 tahun 1998 hingga hari ini berlaku melalui Undang-Undang Nomor 37 tahun 2004.

"Pemahaman terhadap aturan yang berlaku saat ini diharapkan dapat dimanfaatkan bagi pengusaha untuk menjaga ketahanan perekonomian nasional, oleh karena itu kami juga mengharapkan Menko Bidang Perekonomian dapat menerangkan secara langsung kepada kami," ujarnya dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Senin (6/7/2020).

Baca juga: Menko Airlangga Pede Program PEN Bisa Dongkrak Ekonomi RI

Ketua Umum IKAPI (Ikatan Kurator dan Pengurus Indonesia), Oscar Sagita menerangkan kepailitan dan PKPU selama ini dianggap sebagai momok yang menakutkan bagi banyak pengusaha di Indonesia. Banyak yang beranggapan bahwa Kepailitan dan PKPU adalah hukuman mati, baik bagi usaha maupun bagi reputasi si pengusaha.

"Kenyataannya tidak demikian," ujarnya.

Kepailitan dan PKPU adalah perangkat yang diberikan hukum sebagai sarana penagihan kewajiban, tapi sebenarnya ini bisa juga dianggap sebagai sarana pembayaran utang. Artinya, kepailitan dan PKPU tidak hanya berguna untuk kepentingan Kreditur saja, tatapi juga berguna bagi debitor.


Oscar Sagita menambahkan, sarana ini harus bisa dilihat sebagai fresh start serta kesepatan kedua. "Yang tujuannya adalah memberikan kesempatan bagi debitur untuk membayar atau menegosiasikan kewajibannya dengan cara-cara yang diatur rapi, bukan dengan pemaksaan atau bahkan kekerasan," ujarnya.

Sumber: okezone

Di Tengah Covid-19, Pengusaha Diminta Pahami Aturan Kepailitan dan PKPU

Di Tengah Covid-19, Pengusaha Diminta Pahami Aturan Kepailitan dan PKPU

Di Tengah Covid-19, Pengusaha Diminta Pahami Aturan Kepailitan dan PKPU

Di Tengah Covid-19, Pengusaha Diminta Pahami Aturan Kepailitan dan PKPU

Di Tengah Covid-19, Pengusaha Diminta Pahami Aturan Kepailitan dan PKPU

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya