0
Thumbs Up
Thumbs Down

Di Pariaman, Proses Belajar Tatap Muka Mulai Diperlakukan Senin Pekan Depan

covesia
covesia - Mon, 06 Jul 2020 19:08
Dilihat: 36
Di Pariaman, Proses Belajar Tatap Muka Mulai Diperlakukan Senin Pekan Depan

Covesia.com - Proses Belajar Mengajar (PBM) dengan meotode tatap muka di Kota Pariaman, Sumatera Barat kembali diberlakukan pada Senin pekan depan tanggal 13 Junli 2020.

Sebelumnya PBM tatap muka sempat terhenti dan diganti dengan metode daring (belajar dari rumah) akibat wabah Covid-19.

Hal itu diputuskan setelah Gubernur Sumbar, menggelar Video Conference (Vidcon) dengan walikota, bupati, Kepala Dinas Pendidikan se-Sumbar, dan stakeholder terkait tentang Kebijakan Terhadap Proses Belajar Mengajar di Tahun Ajaran 2020/2021 pada Senin (6/7/2020).

Dalam Vidcon itu, Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno mengatakan bahwa daerah yang boleh menggelar belajar tatap muka, hanya daerah yang berada di zona hijau saja, dimana ada 6 daerah yang masuk zona hijau di Sumbar, yaitu Kota Pariaman, Kabupaten Pasaman Barat, Kota Sawahlunto, Kabupaten Pesisir Selatan, Kabupaten Tanah Datar dan Kota Payakumbuh.

Terkait hal itu, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Kota Pariaman, Kanderi menyebutkan, untuk di Kota Pariaman, pembelajaran Tatap Muka dilaksanakan mulai 13 Juli mendatang dengan system satu minggu tatap muka, dan satu minggu daring dari rumah. Mulai dari tingkat SD, SMP sampai SMA/SMK yang ada di kota tersebut.

"Jumlah murid dalam satu kelas, untuk SD maksimal 14 siswa per kelas, dan untuk SMP dan SMA/SMK maksimal 16 siswa per kelas. Kemudian dibuat shift, satu minggu belajar tatap muka, satu minggu daring," ungkapnya.

Lanjut Kanderi, bahwa pihaknya tetap akan menerapkan protokol kesehatan, dimana setiap siswa yang akan memasuki sekolah, suhu akan diukur melalui Thermo Gun yang ada di setiap sekolah.

Kemudian, siswa diwajibkan memakai masker, dan mencuci tangan pakai sabun serta menyemprotkan cairan disenfektan pada telapak sepatu siswa.

"Bagi siswa yang suhu tubuhnya di atas 38 derajat celcius, maka disuruh pulang dan berobat," jelasnya.

Kanderi mengatakan, jam pelajaran hanya dari Jam 07.30 WIB sampai 10.15 WIB, tanpa istirahat, dan setelah selesai belajar siswa dianjurkan untuk langsung pulang ke rumah masing-masing.

"Kami juga membentuk Tim Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 ditiap sekolah, untuk mengawasi protokol kesehatan, apakah benar-benar sudah diterapkan oleh sekolah atau tidak," ucapnya.

(per)

Sumber: covesia

Di Pariaman, Proses Belajar Tatap Muka Mulai Diperlakukan Senin Pekan Depan

Di Pariaman, Proses Belajar Tatap Muka Mulai Diperlakukan Senin Pekan Depan

Di Pariaman, Proses Belajar Tatap Muka Mulai Diperlakukan Senin Pekan Depan

Di Pariaman, Proses Belajar Tatap Muka Mulai Diperlakukan Senin Pekan Depan

Di Pariaman, Proses Belajar Tatap Muka Mulai Diperlakukan Senin Pekan Depan

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya