0
Thumbs Up
Thumbs Down

Depok Pertimbangkan Penerapan Ganjil Genap

Republika Online
Republika Online - Thu, 02 Aug 2018 22:55
Dilihat: 183
Depok Pertimbangkan Penerapan Ganjil Genap

DEPOK -- Mengatasi kemacetan yang semakin parah di Kota Depok rencananya Dinas Perhubungan (Dishub) Pemerintah Kota (Pemkot) Depok akan melakukan rekayasa ganjil genap. "Ini sekedar wacana, untuk mengatasi kemacetan. Kita akan kaji dulu," ujar Kepala Dishub Pemkot Depok, Dadang Wihana di proyek pembangunan Metro Starter Depok, Kamis (2/8).

Dadang menuturkan rencana rekayasa lalu lintas tersebut akan dilakukan di beberapa titik kemacetan salah satunya Jalan Margonda. "Beberapa kebijakan, telah di kaji sesuai arahan dari Wali Kota Depok. Jadi ada wacana ganjil genap terutama waktu hari libur Sabtu dan Ahad," tuturnya.

Menurut Dadang, dari hasil evaluasi, kemacetan kerap terjadi ketika hari libur, Sabtu dan Ahad. "Saat akhir pekan dan hari libur banyak warga keluar rumah menuju pusat perbelanjaan yang kebanyakan berada di Jalan Margonda, apalagi saat gajian," terangnya.

Diutarakan Dadang, kemacetan parah pada akhir pekan dan hari libur yakni di depan Margo City dan ITC di Jalan Margonda dan di Carrefour Jalan Dewi Sartika serta di Jalan Kartini. "Mungkin sistem ganjil genap adalah solusi terbaik untuk mengatasi kemacetan di Depok, terutama saat akhir pekan dan hari libur karena memang jumlah penduduk Depok meningkat dibandingkan hari biasa yang sebagian besar bekerja di Jakarta," jelasnya.

Dia menambahkan, pihaknya akan mengkaji lebih jauh mengenai rekayasa arus lalu lintas ganjil genap tersebut. "Kita berikan tahapan-tahapan kebijakan. Kita lakukan uji publik sampai dengan uji coba nantinya," terangnya.

Wakil Wali Kota Depok, Pradi Supriatna menegaskan bahwa ganjil-genap masih dalam tahapan wacana dan perlu dikaji. Terutama jalanan yang sering mengalami kemacetan seperti Jalan Margonda dan Dewi Sartika.

"Pengajian ganjil- genap ini dikoordinasikan dengan pihak Pemerintah Pusat dalam hal ini Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ). Pastinya, kami akan kaji dulu sehingga kebijakan tidak asal-asalan," tegas Pradi.



Berita Terkait
  • Pemilik Pelat Nomor Kendaraan Ganda Terancam Sanksi
  • 600 Personel Polisi Awasi Aturan Perluasan Ganjil-Genap
  • Kakorlantas Peringatkan Rambu Ganjil-Genap
Berita Lainnya
  • Ketua MPR Ajak Mahasiswa Muhammadiyah Tolak Politik Uang
  • Larangan Bermain Samir Nasri Diperpanjang

Depok Pertimbangkan Penerapan Ganjil Genap

Depok Pertimbangkan Penerapan Ganjil Genap

Depok Pertimbangkan Penerapan Ganjil Genap

Depok Pertimbangkan Penerapan Ganjil Genap

Depok Pertimbangkan Penerapan Ganjil Genap

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
inilahcom
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya