0
Thumbs Up
Thumbs Down

Curi Uang Bencana, KPK: Hukumannya Pidana Mati

Republika Online
Republika Online - Wed, 01 Apr 2020 20:11
Dilihat: 27
Curi Uang Bencana, KPK: Hukumannya Pidana Mati

JAKARTA -- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mengingatkan kepada para penyelenggara negara agar tak mengambil kesempatan melakukan tindak pidana korupsi dengan dana penanggulan pandemi Coronavirus Disease (Covid-19). Lembaga Antikorupsi menegaskan, tak segan menuntut pencuri uang untuk bencana tersebut dengan hukuman mati.

"Kami sudah mengingatkan bahwa penyelewengan anggaran yang diperuntukan pada situasi bencana seperti saat ini ancaman hukumannya adalah pidana mati," kata Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri saat dikonfirmasi, Rabu (1/4).

Ali Fikri memastikan, lembaganya akan terus mengawasi pengelolaan anggaran tersebut. KPK saat ini terus berkoordinasi dengan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang atauJasa Pemerintah (LKPP) dan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) untuk terjadinya praktik rasuah dalam pengelolaan anggaran untuk penanggulangan Covid-19.

"Saat ini KPK sudah berkoordinasi dengan LKPP dan BPKP sebagai upaya pencegahan agar tidak terjadi tindak pidana korupsi dalam proses penggunaan anggaran tersebut," katanya.

Dalam rangka penanganan pandemi Covid-19, pemerintah berencana mengucurkan dana stimulus sebesar Rp 405,1 triliun pada APBN Tahun 2020. Presiden Joko Widodo mengungkapkan dana Rp 405,1 triliun akan dialokasikan untuk belanja bidang kesehatan sebesar Rp 75 triliun, perlindungan sosial Rp 110 triliun, insentif perpajakan dan stimulus kredit usaha rakyat Rp 70,1 triliun, serta pembiayaan program pemulihan ekonomi nasional, termasuk restrukturisasi kredit serta penjaminan dan pembiayaan dunia usaha, khususnya terutama Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) senilai Rp 150 triliun.


Berita Terkait
  • Bandung Mulai Batasi Operasional Pasar Tradisional dan Ritel
  • Depok Semprotkan Disinfektan Serentak di Seluruh Kecamatan
  • Bahas Kebijakan Mudik, Akankah Akses Jalan Ditutup?
Berita Lainnya
  • Istana Ungkap Alasan Presiden Pilih PSBB Dibanding Lockdown
  • BPS: Kunjungan Turis Asing pada Februari Anjlok 30,42 Persen

Curi Uang Bencana, KPK: Hukumannya Pidana Mati

Curi Uang Bencana, KPK: Hukumannya Pidana Mati

Curi Uang Bencana, KPK: Hukumannya Pidana Mati

Curi Uang Bencana, KPK: Hukumannya Pidana Mati

Curi Uang Bencana, KPK: Hukumannya Pidana Mati

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya