0
Thumbs Up
Thumbs Down

Curhat Koordinator RSD Wisma Atlet, Sedih Jika Lihat Warga Tak Pakai Masker

okezone
okezone - Tue, 22 Sep 2020 16:07
Dilihat: 42
Curhat Koordinator RSD Wisma Atlet, Sedih Jika Lihat Warga Tak Pakai Masker

JAKARTA - Pandemi Covid-19 di Indonesia telah memakan banyak korban jiwa, baik dari pihak masyarakat umum hingga tenaga kesehatan di rumah sakit.

Namun, banyak pula sosok yang "nekat" untuk terus berjuang merawat pasien Covid-19 yang memiliki risiko tinggi. Salah satu tenaga kesehatan yang nekat itu ialah Pusat Kesehatan Tentara Nasional Indonesia (TNI), Mayor Jenderal TNI Tugas Ratmono.

Saat ini, setidaknya Mayjen Tugas Ratmono berkantor di tiga tempat tiap hari. Pertama, di Markas Besar TNI, selaku Kepala Pusat Kesehatan TNI. Kedua, di Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat, selaku Koordinator Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC) Wisma Atlet Kemayoran. Ketiga, di Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jalan Pramuka, Jakarta Timur, sebagai pusat penanganan Covid-19 nasional.

Mobilitas yang demikian, dilakukan Mayjen Tugas Ratmono untuk menenangkan publik, untuk merawat pasien Covid-19 sebaik-baiknya, agar mereka segera pulih. Mayjen Tugas Ratmono menggambarkan tingkat kesadaran masyarakat menghadapi Covid-19 relatif masih rendah. Ia pun mengaku sedih jika melihat ada warga yang tak pakai masker di tengah Pandemi Covid-19.

Beliau mencontohkan, misalnya, ada 10 orang di jalan. Hanya ada 6 orang yang memakai masker. Dari yang 6 itu, hanya 3 orang yang memakai masker dengan benar.

"Itu bukan gambaran yang mengada-ada. Dalam video telekonferensi pada Jumat 18 September, Wakapolri Komjen Gatot Eddy Pramono mengatakan, uang denda yang terkumpul dari mereka yang tidak disiplin menggunakan masker, hampir mencapai Rp 400 juta," jelasnya.

Menurut Mayjen Tugas, jumlah itu hanya dalam empat hari pelaksanaan Operasi Yustisi pada 14-17 September 2020. Artinya, gambaran yang disampaikan Mayjen Tugas Ratmono, sinkron dengan realitas di lapangan.

Mayjen Tugas Ratmono mengungkapkan, kunci strategi agar bisa menang dalam peperangan semesta melawan pandemi Covid-19 adalah kedisiplinan masyarakat menjalankan protokol kesehatan.

Baca Juga: Kondisi RSD Wisma Atlet Kemayoran Masih Terkendali Tangani Covid-19

Masyarakatlah yang menjadi garda terdepan dalam memberikan perlawanan. Salah satu wujud dari perlawanan itu ya disiplin menerapkan protokol kesehatan. Antara lain, disiplin mengenakan masker ketika berada di luar rumah. Ini untuk menjaga diri agar tidak tertular dan menulari orang lain.

"Intinya, para pihak hendaknya menahan diri, untuk tidak melakukan hal-hal yang menimbulkan kegaduhan publik. Karena, kegaduhan bisa memicu kepanikan, yang akhirnya bisa melemahkan kesadaran warga menghadapi pandemi Covid-19," jelasnya.

Sumber: okezone

Curhat Koordinator RSD Wisma Atlet, Sedih Jika Lihat Warga Tak Pakai Masker

Curhat Koordinator RSD Wisma Atlet, Sedih Jika Lihat Warga Tak Pakai Masker

Curhat Koordinator RSD Wisma Atlet, Sedih Jika Lihat Warga Tak Pakai Masker

Curhat Koordinator RSD Wisma Atlet, Sedih Jika Lihat Warga Tak Pakai Masker

Curhat Koordinator RSD Wisma Atlet, Sedih Jika Lihat Warga Tak Pakai Masker

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya