0
Thumbs Up
Thumbs Down

Corona Mewabah, 15 Juta Orang Gunakan Layanan Telemedicine

Republika Online
Republika Online - Tue, 07 Apr 2020 05:47
Dilihat: 32
Corona Mewabah, 15 Juta Orang Gunakan Layanan Telemedicine

JAKARTA -- Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 mencatat sudah 15 juta orang yang menjadi pelanggan perusahaan rintisian (start-up) layanan kesehatan. Diharapkan, angka partisipasi telemedicine itu dapat mengurangi aktivitas warga ke luar rumah.

Kegiatan berkonsultasi dengan dokter secara daring itu juga menjadi salah satu wujud pembatasan jarak antarindividu (physical distancing) untuk mengurangi tingkat penularan Covid-19. Ini telah sangat membantu berkurangnya jumlah pasien yang datang ke rumah sakit.

"Nah kami juga berharap bahwa program dengan metode telemedicine ini bisa menjadi program prioritas nasional," kata Ketua Gugus Tugas Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Doni Monardo dalam telekonferensi pers usai rapat terbatas bersama Presiden Joko Widodo (Jokowi) dari Istana Kepresidenan, Bogor, Senin.

Dengan situasi pandemi Covid-19 seperti saat ini, Doni mengharapkan warga yang mengalami sakit atau gejala ringan dapat berkonsultasi terlebih dahulu melalui layanan dokter daring. Dengan begitu, tidak banyak masyarakat yang berdatangan ke rumah sakit.

"Cukup dengan menghubungi bebarapa platfom dari sejumlah unicorn yang sudah ada. Dengan metode seperti ini, masyarakat mampu berobat secara online dan bisa mendapatkan jenis obat yang dibutuhkan sesuai dengan nasihat dokter," ujar dia.

Melalui telemedicine itu pula, menurut Doni, warga dapat melakukan isolasi mandiri jika merasakan gejala ringan Covid-19.

"Atas saran dan nasihat dari dokter, para warga mampu mengisolasli diri secara mandiri. Seperti halnya harus memakan makanan yang bergizi, cukup istirahat, pikirannya tidak boleh kalut, tidak boleh panik, hati harus gembira, harus optimis, dan sebagainya," ujar dia.

Beberapa layanan start-up kesehatan, menurut Doni, antara lain Halodoc, Alodokter, SehatQ, Klikdokter, Yesdok, Doktersehat, Sehatpedia, Maudok, dan lain sebagainya. Pemerintah telah menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) Republik Indonesia Nomor 21 Tahun 2020 tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar dan Keputusan Presiden Nomor 11 Tahun 2020 tentang Penetapan Kedaruratan Kesehatan Masyarakat Corona Virus Disease 2019.


Masyarakat diminta untuk mengurangi secara signifikan aktivitas di luar rumah untuk mencegah penularan lebih luas Covid-19. Hingga Ahad (5/4), kasus pasien positif Covid-19 di Indonesia mencapai 2.273 kasus, dengan 164 pasien telah sembuh, dan 198 pasien meninggal dunia.

Berita Terkait
  • Lady Gaga Gagas Konser Daring untuk Tenaga Kesehatan Dunia
  • Usai Lari Keliling Kompleks, Bersihkan Perlengkapannya
  • Kondisi Memburuk, PM Inggris Masuk ICU
Berita Lainnya
  • Tujuh WNI Sembuh Covid-19 di Singapura
  • Hukum Menggunakan Hand Sanitizer Beralkohol

Corona Mewabah, 15 Juta Orang Gunakan Layanan Telemedicine

Corona Mewabah, 15 Juta Orang Gunakan Layanan Telemedicine

Corona Mewabah, 15 Juta Orang Gunakan Layanan Telemedicine

Corona Mewabah, 15 Juta Orang Gunakan Layanan Telemedicine

Corona Mewabah, 15 Juta Orang Gunakan Layanan Telemedicine

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya