0
Thumbs Up
Thumbs Down

Cerita 2 Putri Penguasa Dubai yang Disekap Ayahnya, Putri Latifa: Inggris Harus Usut Penculikan Kaka Saya

okezone
okezone - Sun, 28 Feb 2021 10:12
Dilihat: 78
Cerita 2 Putri Penguasa Dubai yang Disekap Ayahnya, Putri Latifa: Inggris Harus Usut Penculikan Kaka Saya

DUBAI - Pada tahun 2000 putri Shamsa lari dari kediaman ayahnya, namun dibawa paksa kembali ke Dubai tak lama kemudian. Kasus penculikan yang terjadi di jalanan Kota Cambridge lebih dari 20 tahun lalu itu, kini muncul kembali.

Adalah putri Latifa, adik putri Shamsa meminta kepolisian Inggris untuk membuka kembali penyelidikan kasus tersebut.

Dalam sebuah surat yang didapat BBC, Latifa kepada kepolisian di wilayah Cambdridgeshire, mengatakan bahwa pengusutan kembali kasus ini bisa membantu untuk membebaskan kakaknya, Putri Shamsa, yang diduga dibawa paksa ke Dubai atas perintah ayah mereka.

Shamsa, yang saat itu masih berusia 18 tahun dan kini sudah berumur 39 tahun, sejak saat itu tidak terlihat lagi di muka umum. Pihak berwenang di Dubai maupun Uni Emirat Arab belum menanggapi permintaan wawancara yang diajukan BBC.

Baca Juga: Mantan Mata-Mata Prancis Ungkap Kisah di Balik Pelarian Putri Dubai yang Hilang Misterius

Hakim pengadilan tinggi di Inggris pada 2019 menyatakan, bahwa Syekh Mohamed bin Rashid al Maktoum telah menangkap dan menahan kedua putrinya secara paksa.

Putri penguasa Dubai 'dijaga di rumah,' kata keluarganya setelah PBB minta bukti ia masih hidup ke Uni Emirat Arab.

Pekan lalu, BBC Panorama menayangkan video menghebohkan yang menunjukkan bahwa Latifa diam-diam merekam lewat telepon dengan mengaku bahwa dia tengah menjadi "sandera" oleh ayahnya sendiri setelah gagal melarikan diri pada 2018.

Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) telah meminta bukti kepada Uni Emirat Arab untuk memastikan apakah Latifa masih hidup.

Namun, hampir dua dekade sebelum itu, kakak Latifa pun melarikan diri dari keluarga, namun bisa ditangkap dan ditahan.

Baca Juga: Anak Syekh Dubai, Putri Latifa Kirim Video Rahasia, Ungkap Disekap Keluarganya Sendiri dan Ketakutan

Pada Agustus 2000, sekitar dua bulan setelah melarikan diri dari rumah mewah ayahnya di Longcross Estate, Surrey, Shamsa ditangkap paksa di Cambridge. Dia lalu dibawa dengan helikopter ke Prancis sebelum dipindahkan kembali ke Dubai menggunakan pesawat pribadi.

Tulisan tangan Latifa, yang dikirim oleh teman-temannya ke kepolisian Cambridgeshire pada Rabu (24/2/2021) lalu, mendesak pihak berwenang Inggris segera bertindak demi kakaknya. Surat itu ditulis pada 2019 saat Latifa menjalani penahanan di suatu "vila penjara".

"Yang saya minta adalah mohon beri perhatian atas kasusnya, karena bisa membantu dia bebas...bantuan dan perhatian Anda atas kasusnya bisa membebaskan dia," tulis Latifa terkait nasib kakaknya itu.

"Dia punya keterkaitan yang kuat dengan Inggris...dia sangat cinta Inggris. Semua kenangan manisnya ada di sana," tambahnya.

Latifa menandai surat itu, Februari 2018, sebelum dia berupaya kabur dari penyekapan. Ini untuk menghindari kecurigaan bahwa dia punya cara berkomunikasi dengan dunia luar selama disekap. Surat itu memberi gambaran yang mencekam atas nasib kakaknya setelah dipulangkan paksa ke Dubai.

"Dia tetap diasingkan tanpa ada kepastian kapan dibebaskan, diadili, atau didakwa. Dia disiksa dengan kakinya dicambuk," tulis surat itu.

Kepolisian Cambridgeshire awalnya menggelar penyelidikan atas penculikan Shamsa pada 2001 setelah ia menghubungi lewat seorang pengacara imigrasi. Namun, penyelidikan itu menemui jalan buntu saat polisi dicegah pergi ke Dubai.

Belakangan terungkap bahwa pembantu syekh, yang mengatasnamakan dirinya sebagai syekh, telah menghubungi Kementerian Luar Negeri Inggris di sekitar periode penyelidikan.

Polisi lalu mengkaji kembali penyelidikan itu pada 2018, dan BBC News kini bisa mengungkapkan bahwa seorang penyelidik mengetahui bahwa ada "kepekaan yang signifikan" atas kasus tersebut.

Sumber: okezone

Cerita 2 Putri Penguasa Dubai yang Disekap Ayahnya, Putri Latifa: Inggris Harus Usut Penculikan Kaka Saya

Cerita 2 Putri Penguasa Dubai yang Disekap Ayahnya, Putri Latifa: Inggris Harus Usut Penculikan Kaka Saya

Cerita 2 Putri Penguasa Dubai yang Disekap Ayahnya, Putri Latifa: Inggris Harus Usut Penculikan Kaka Saya

Cerita 2 Putri Penguasa Dubai yang Disekap Ayahnya, Putri Latifa: Inggris Harus Usut Penculikan Kaka Saya

Cerita 2 Putri Penguasa Dubai yang Disekap Ayahnya, Putri Latifa: Inggris Harus Usut Penculikan Kaka Saya

  
PARTNER KAMI
JPNN
genpi
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
pijar
SeleBuzz
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya