0
Thumbs Up
Thumbs Down

Carlo Ancelotti: Misi Utama Saya Bukan Tinggalkan Paisley dan Zidane

Football5star
Football5star - Thu, 26 May 2022 14:43
Dilihat: 295

Football5Star.com, Indonesia - Dalam sejarah Liga Champions, Carlo Ancelotti termasuk sosok istimewa. Bersama Bob Paisley dan Zinedine Zidane, dia adalah pelatih tersukses. Ketiganya sama-sama mampu meraih 3 gelar juara pada ajang antarklub paling bergengsi di Eropa tersebut.

Ancelotti merebut 2 gelar pertamanya di Liga Champions bersama AC Milan. Pada 2002-03, dia membawa Milan menang adu penalti atas Juventus. Lalu, pada 2006-07, I Rossoneri membuat revans atas Liverpool dengan membukukan kemenangan 2-1. Adapun gelar ke-3 diraih bersama Madrid pada 2013-14 dengan mengalahkan Atletico Madrid. Kini, dia berpeluang membukukan rekor baru.

Getty Images

Andai Real Madrid menang atas Liverpool di Stade de France nanti, Ancelotti akan meraih trofi keempat yang serta-merta membuatnya meninggalkan Paisley dan Zidane. Dia tahu persis mengenai hal itu. Namun, dia tak mau termakan obsesi pribadi. Misi utamanya bukanlah membuat rekor baru.

"Tentu saja, itu (merebut 4 gelar juara) akan jadi pencapaian luar biasa besar bagi saya. Namun, saya sadar betul bahwa segalanya bisa terjadi pada laga final. Saya tak terobsesi dengan penghargaan individual," urai Carlo Ancelotti seperti dikutip Football5Star.com dari laman resmi Real Madrid.

Carlo Ancelotti Tak Mau Jemawa

Berbekal 3 kali juara, Carlo Ancelotti juga tak mau jemawa. Dia sangat mewaspadai Liverpool. Sampai-sampai, dia tak mau menyebut Real Madrid pantas merebut gelar juara Liga Champions musim ini meskipun sudah melewati adangan Chelsea, Paris Saint-Germain, dan Manchester City. Dia menegaskan, kepantasan ditentukan pada laga final.

"Jika kami pantas mernjuarai Liga Champions, itu semata-mata karena penampilan di final. Pada laga-laga sebelumnya, kami pantas melaju ke final karena mampu melakukannya, terutama soal komitmen. Kami tidak menunjukkan kualitas luar biasa setiap waktu, tapi tak ada yang menyamai gairah dan motivasi kami," ujar dia.

Getty Images

Akan tetapi, menurut Ancelotti, tantangan yang dihadapi Madrid akan jauh lebih besar. "Itu tidak akan cukup untuk memenangi Liga Champions. Kami harus bermain bagus, menunjukkan komitmen dan motivasi besar pada pertandingan final," kata Don Carlo lagi.


Carlo Ancelotti juga lantas membandingkan atmosfer saat ini dengan kala juara pada 2013-14. Kata dia, tekanan yang dihadapi saat merebut La Decima sangat besar karena Los Blancos sudah sangat lama tak juara. Adapun kini, tekanan itu berkurang sehingga seharusnya Karim Benzema cs. bisa tampil lebih lepas.

Sumber: Football5star

Carlo Ancelotti: Misi Utama Saya Bukan Tinggalkan Paisley dan Zidane

Carlo Ancelotti: Misi Utama Saya Bukan Tinggalkan Paisley dan Zidane

Carlo Ancelotti: Misi Utama Saya Bukan Tinggalkan Paisley dan Zidane

Carlo Ancelotti: Misi Utama Saya Bukan Tinggalkan Paisley dan Zidane

Carlo Ancelotti: Misi Utama Saya Bukan Tinggalkan Paisley dan Zidane

  
PARTNER KAMI
JPNN
genpi
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
pijar
SeleBuzz
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya