0
Thumbs Up
Thumbs Down

Cara silahturahmi aman secara online

Indotelko
Indotelko - Fri, 22 May 2020 03:18
Dilihat: 32
Cara silahturahmi aman secara online

JAKARTA (IndoTelko) - Idul Fitri adalah momen perayaan besar bagi masyarakat Muslim di dunia termasuk Indonesia.

Namun, semenjak terjadinya pandemi, seluruh momentum Idul Fitri, seperti berkumpul dengan keluarga dan mengunjungi kerabat telah jauh lebih terbatas, bahkan hingga tradisi belanja lebaran sekarang bergeser secara online.

Selama liburan, orang melakukan lebih banyak kegiatan berbelanja yang berarti lebih banyak pula target yang menggoda para pelaku kejahatan siber.

Dalam situasi sepert itu, setiap orang harus mengetahui kemungkinan pesan phishing, misalnya, dengan tautan daring yang tidak boleh di klik atau lampiran tak terduga yang berisi malware.

Tinjauan ancaman Kaspersky untuk kuartal pertama tahun 2020 (Januari-Maret) di Indonesia menunjukkan bahwa 25,7% pengguna komputer hampir terpengaruh oleh ancaman berbasis web.

Ancaman penjelajah web adalah metode utama untuk menyebarkan program berbahaya, seperti mengeksploitasi kerentanan di peramban dan plugin mereka (unduhan drive-by) dan rekayasa sosial. Statistik ini sebenarnya mengungkapkan perubahan lebih baik dalam lanskap ancaman Indonesia dibandingkan periode yang sama tahun lalu di mana jumlah ancaman web berjumlah 30,1%.

Statistik tersebut sekaligus menempatkan Indonesia di peringkat ke-46 di dunia dalam hal bahaya yang terkait dengan berselancar di web. Namun, perubahan positif ini seharusnya tidak menjadi alasan orang-orang untuk melonggarkan kewaspadaan mereka, karena sedikit kelalaian akan menjadi celah yang sangat berharga bagi para pelaku kejahatan siber, terutama selama momentum besar seperti Idul Fitri.

Selain ancaman web, hal lain yang perlu dipertimbangkan terutama saat memutuskan untuk berbelanja online adalah keamanan sistem pembayaran Anda miliki.

Pada tahun 2019 saja, Kaspersky menemukan spesimen pertama malware keuangan seluler (Trojan-Banker.AndroidOS.Gustuff.a), yang menunjukkan peningkatan otonomi. Hingga saat itu, dua metode telah digunakan untuk mencuri uang dari rekening bank, pertama melalui SMS banking di pihak korban.

Ini merupakan teknik pencurian otonom yang hanya memerlukan informasi tentang penerima transfer.

Kedua, dengan mencuri kredensial perbankan online, para pelaku kejahatan siber akan menampilkan jendela phishing pada perangkat korban yang meniru halaman login bank dan memutar kredensial korban. Metode kedua telah menjadi cara yang paling banyak digunakan dalam beberapa tahun terakhir.

Terlepas dari apa pun metodenya, pada dasarnya, para pelaku kejahatan siber memiliki peluang besar untuk membuat kelas malware ponsel paling berbahaya mulai dari spyware, trojan perbankan, dan trojan ransomware. Pada tahun 2019, Kaspersky juga menemukan 106 paket instalasi untuk Trojan mobile banking di Indonesia di sembilan bulan pertama tahun tersebut. Masih di tahun yang sama, Indonesia berada di peringkat 10 besar negara dengan pangsa pengguna yang terkena ancaman malware mobile.

"Indonesia yang merupakan salah satu Negara dengan penduduk Muslim terbanyak menjadikan Idul Fitri sebagai bagian dari perayaan suci masyarakatnya. Tidak mengherankan, para pelaku kejahatan siber pun menganggapnya demikian. Terlepas dari jumlah dan lanskap ancaman yang terjadi di Indonesia saat ini, saya tidak bosannya menghimbau masyarakat Indonesia agar selalu menjaga kewaspadaan, melindungi privasi online dengan baik dan jangan pernah terburu-buru dalam membuat sebuah keputusan, serta menjaga kesehatan digital sebagaimana menjaga kesehatan fisik. Terakhir, selamat merayakan Idul Fitri untuk seluruh masyarakat Indonesia yang merayakan, mari kita sambut bulan ini dengan penuh cinta dan sukacita," tambah Territory Channel Manager untuk Indonesia di Kaspersky Dony Koesmandarin.

Untuk menghindari menjadi korban kejahatan dunia maya selama berbelanja online saat Idul Fitri, Kaspersky merekomendasikan pengguna untuk:

Menjaga privasi online Anda dengan sebaik-baiknya. Hanya bagikan atau izinkan akses menuju informasi Anda dengan pihak ketiga jika benar-benar diperlukan, untuk meminimalkan informasi jatuh ke tangan yang salah
Jangan pernah klik tautan asing mencurigakan yang dikirimkan kepada Anda melalui teks, aplikasi SMS atau platform lainnya
Selalu periksa orisinalitas situs web atau toko online yang Anda akses, pastikan untuk memeriksa ulasan belanja online untuk memutuskan apakah aman atau tidak, sebelum Anda memasukkan informasi kartu kredit.
Mengelola kata sandi dalam lapisan kompleksitas.
Gunakan solusi keamanan yang dapat diandalkan seperti Kaspersky Security Cloud yang dapat mengidentifikasi lampiran berbahaya dan memblokir situs phishing
Periksa daftar pembelian terakhir Anda dan belanjalah dengan aman.(pg)


Read More...

Sumber: Indotelko

Cara silahturahmi aman secara online

Cara silahturahmi aman secara online

Cara silahturahmi aman secara online

Cara silahturahmi aman secara online

Cara silahturahmi aman secara online

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya