0
Thumbs Up
Thumbs Down

Calon Kapolri: Solo Disikat, Calon dari 3 Geng Makin Kuat

genpi
genpi - Mon, 23 Nov 2020 18:30
Dilihat: 36

GenPI.co - Pelengseran terhadap Nana Sudjana dari kursi kapolda Metro Jaya dan Rudy Sufahriadi dari kapolda Jawa Barat membuat bursa calon Kapolri berubah.

Mereka dicopot Kapolri Idham Azis karena dianggap lalai menegakkan protokol kesehatan saat pandemi virus corona (covid-19).

BACA JUGA: Panglima TNI Bongkar Modus Jatuhkan Pemerintah, Astaga!

Sebelum dilengserkan, Nana dan Rudy dianggap sebagai kandidat kuat menjadi orang nomor satu di Polri.

Khusus Nana, peluangnya menjadi pengganti Idham Azis bahkan dianggap sangat besar.

Pasalnya, Nana selama ini mendapat cap dari berbagai pihak sebagai anggota Geng Solo.

Istilah tersebut merujuk pada para perwira tinggi (pati) Polri yang pernah berdinas di Solo, Jawa Tengah.

BACA JUGA: Calon Kapolri: Jokowi Teriak, Geng Solo Disikat, Semuanya Berubah

"Rotasi yang dilakukan Idham Azis kemarin telah membuat perubahan dalam peta bursa calon Kapolri," kata Ketua Presidium IPW Neta S Pane, Jumat (20/11).

Dia menambahkan, keputusan Idham Azis melakukan pencopotan membuat bursa calon Kapolri diramaikan empat kelompok.

"Yakni, Geng Solo, Geng Makassar, Geng Pejaten, dan Kelompok Independen," sambung Neta.

BACA JUGA: Merdekakan Indonesia, Soekarno Tidak Searogan Habib Rizieq

Sebenarnya masih ada kelompok lain yang sempat dianggap berpeluang masuk bursa calon Kapolri, yakni Geng Palembang.

Akan tetapi, Neta menilai peluang anggota Geng Palembang menjadi pengganti Kapolri Idham Azis sudah tertutup.

"Dalam bursa Kapolri kali ini, Geng Palembang sudah hilang dari permukaan," ujar Neta.

Berikut nama-nama pati Polri yang selama ini disebut-sebut masuk bursa calon Kapolri:

1. Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Gatot Eddy Pramono (Angkatan 1988 A)

2. Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Komjen Agus Andrianto (Angkatan 1989)

3. Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Komjen Listyo Sigit Prabowo (Angkatan 1991)

4. Kepala Badan Intelijen dan Keamanan (Kabaintelkam) Komjen Rycko Amelza Dahniel (Angkatan 1988 B)

5. Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen Boy Rafli Amar (Angkatan 1988 A)

BACA JUGA: Panglima TNI Nilai 2 Orang Ini Mau Hancurkan Negara, Caranya Gila

6. Kapolda Jawa Barat Irjen Ahmad Dofiri (Angkatan 1989)

7. Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran (Angkatan 1991). (reqnews)

Kalian wajib tonton video yang satu ini:

Sumber: genpi

Calon Kapolri: Solo Disikat, Calon dari 3 Geng Makin Kuat

Calon Kapolri: Solo Disikat, Calon dari 3 Geng Makin Kuat

Calon Kapolri: Solo Disikat, Calon dari 3 Geng Makin Kuat

Calon Kapolri: Solo Disikat, Calon dari 3 Geng Makin Kuat

Calon Kapolri: Solo Disikat, Calon dari 3 Geng Makin Kuat

  
PARTNER KAMI
JPNN
genpi
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
pijar
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya