0
Thumbs Up
Thumbs Down

Burkina Faso Ampun-ampunan, Mayat Bergelimpangan di Mana-mana

genpi
genpi - Tue, 04 May 2021 23:08
Dilihat: 34

GenPI.co - Sebanyak 30 orang dibunuh oleh orang-orang bersenjata di timur Burkina Faso ketika pemberontak membakar rumah penduduk desa dan menembak mereka ketika mereka mencoba melarikan diri.

Serangan itu terjadi di desa Kodyel di provinsi Komandjari pada Senin (3/5/2021) kemarin, dekat perbatasan dengan Niger.

BACA JUGA: Burkina Faso di Ambang Kehancuran, Semua Rakyatnya Sempoyongan

Pejabat pemerintah Labidi Ouoba mengatakan pejuang pemberontak mengepung desa dan pergi dari rumah ke rumah membakar mereka dan membunuh orang.

"Saya lari lebih awal karena teroris biasanya mencari otoritas. Kami semua berdoa semoga perdamaian kembali sekarang di negara kami. Kami lelah," ujar dia dalam pernyataanya, seperti dilansir dari The Associated Press, Selasa (4/5/2021).

Sementara itu, penduduk lain, Mediempo Tandamba, yang melarikan diri dari serangan sekitar 100 pejuang memasuki kota dengan sepeda motor dan truk pick-up, dan empat anak saudaranya tewas.

Sebagai informasi, serangan tersebut terjadi tepat satu minggu setelah dua jurnalis Spanyol dan seorang konservasionis Irlandia tewas dan seorang tentara Burkinabe hilang ketika patroli anti-perburuan mereka disergap oleh pemberontak di wilayah yang sama.
Pada hari yang sama minggu lalu, 18 orang tewas di desa Yattakou di wilayah Sahel negara itu.

Tentara Burkina Faso yang kekurangan perlengkapan telah berjuang untuk menahan penyebaran kekerasan yang terkait dengan al-Qaeda dan ISIL (ISIS) yang telah menewaskan ribuan orang dan membuat lebih dari satu juta orang mengungsi.

Tahun lalu pemerintah meminta bantuan dari sukarelawan milisi untuk membantu tentara tetapi mereka mendapat pembalasan dari pemberontak yang menyerang mereka dan komunitas yang mereka bantu.

BACA JUGA: Biadab! Teroris Serang Masjid di Burkina Faso, 16 Jemaah Tewas

Selain itu, hingga kini tidak ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas serangan itu.

Kelompok bersenjata telah mendorong ketegangan agama dan etnis antara komunitas petani dan penggembala di Mali, Burkina Faso, dan Niger untuk meningkatkan perekrutan di antara komunitas yang terpinggirkan.(*)

Video seru hari ini:

Sumber: genpi

Burkina Faso Ampun-ampunan, Mayat Bergelimpangan di Mana-mana

Burkina Faso Ampun-ampunan, Mayat Bergelimpangan di Mana-mana

Burkina Faso Ampun-ampunan, Mayat Bergelimpangan di Mana-mana

Burkina Faso Ampun-ampunan, Mayat Bergelimpangan di Mana-mana

Burkina Faso Ampun-ampunan, Mayat Bergelimpangan di Mana-mana

  
PARTNER KAMI
JPNN
genpi
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
pijar
SeleBuzz
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya