0
Thumbs Up
Thumbs Down

Bupati Kudus Non-aktif Segera Disidang Terkait Suap Jual-Beli Jabatan

okezone
okezone - Fri, 22 Nov 2019 20:41
Dilihat: 112
Bupati Kudus Non-aktif Segera Disidang Terkait Suap Jual-Beli Jabatan

JAKARTA - Bupati Kudus non-aktif, Mohammad Tamzil (MTZ) dan staf khususnya, Agus Soeranto (ATO) akan segera disidang, terkait kasus dugaan suap jual-beli jabatan di lingkungan Pemkab Kudus tahun 2019. Hal itu sejalan dengan dilimpahkan berkas penyidikan Tamzil dan Agus ke tahap penuntutan pada hari ini.

"Hari ini dilakukan pelimpahan berkas, barang bukti dan tahap 2 untuk tersangka MTZ (Bupati Kudus periode 2018-2023) dan ATO (Staff Khusus Bupati Kudus)," kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah di kantornya, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Jumat (22/11/2019).

Baca juga: Praperadilan Terhadap KPK Ditolak, Bupati Kudus Akan Ikuti Aturan Hukum

Jaksa penuntut umum pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mempunyai waktu 14 hari kerja untuk menyusun surat dakwaan keduanya. Rencananya, Tamzil dan Agus akan disidang di Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Semarang setelah surat dakwaan rampung dibuat tim Jaksa pada KPK.

"Rencana sidang akan dilakukan di PN Semarang," ujarnya.

Sejauh ini, KPK sudah melakukan pemeriksaan terhadap 85 saksi yang terdiri dari unsur Plt Bupati Kudus, Sekretaris Daerah Kabupaten Kudus, Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informasi Kudus, Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan Dan Olah Raga Kudus.

Baca juga: Hakim Tolak Gugatan Praperadilan Bupati Kudus terhadap KPK

Kemudian, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kudus, Rektor Universitas Muria Kudus, Anggota DPRD Kudus, Direktur Utama PDAM Kudus, serta Wiraswasta.

Sebelumnya, KPK telah menetapkan Bupati Kudus non-aktif, Mohammad Tamzil sebagai tersangka kasus dugaan suap jual-beli jabatan di lingkungan Pemkab Kudus. Tamzil ditetapkan sebagai tersangka bersama dua orang lainnya yakni, Staf Khusus (Stafsus) Tamzil, Agus Soeranto dan Plt Sekdis DPPKAD Kudus, Akhmad Sofyan.

Akhmad Sofyan diduga telah menyuap Tamzil untuk mendapatkan jabatan di lingkungan Pemkab Kudus. Akhmad memberikan suap sebesar Rp250 juta untuk mendapatkan jabatan kepada Tamzil melalui Uka Wisnu Sejati yang merupakan Ajudan Bupati Kudus dan Agus Soeranto.


Uka Wisnu kemudian mengambil Rp25 juta yang dianggap sebagai jatah perantara. Sisa uang Rp250 juta diberikan Uka Wisnu kepada Agus. Agus kemudian menyerahkan sisa uang kepada ajudan bupati lainnya untuk membayarkan pembelian mobil Bupati Kudus.

Sumber: okezone

Bupati Kudus Non-aktif Segera Disidang Terkait Suap Jual-Beli Jabatan

Bupati Kudus Non-aktif Segera Disidang Terkait Suap Jual-Beli Jabatan

Bupati Kudus Non-aktif Segera Disidang Terkait Suap Jual-Beli Jabatan

Bupati Kudus Non-aktif Segera Disidang Terkait Suap Jual-Beli Jabatan

Bupati Kudus Non-aktif Segera Disidang Terkait Suap Jual-Beli Jabatan

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
inilahcom
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya