0
Thumbs Up
Thumbs Down

Budayawan Jaya Suprana: Tragedi Suporter Sepakbola Kanjuruhan Peringatan Yang Maha Esa

Republika Online
Republika Online - Sun, 02 Oct 2022 11:53
Dilihat: 50
Budayawan Jaya Suprana: Tragedi Suporter Sepakbola Kanjuruhan Peringatan Yang Maha Esa

JAKARTA -- Tragedi meninggalnya 127 orang suporter pertandingan sepakbola antara Arema dan Persebaya mengejutkan publik. Budayawan dan aktivis kemanusiaan, Jaya Suprana, menegaskan tragedi terbunuhnya suporter ini harus disikapi sebagai peringatan dari 'Yang Maha Esa' kepada bangsa ini agar segera menghentikan sikap kebencian antarsesama dan terus menjaga persatuan.

''Saya sedih serta sangat memahami atas terjadinya peristiwa ini. Saya bisa merasakan kepedihan dari keluarga para suporter itu. Sekalgus juga, tragedi ini mengingatkan saya kepada rasa sakit, pilu, dan sedih ketika kehilangan keluarga tercinta, yakni ayah saya, terkait tragedi kerusuhan berdarah yakni pembunuhan di tahun 1965. Saat itu ayah saya menjadi korbannya. Yang paling membuat saya pilu lagi, kenapa peristiwa ini bertepatan dengan hari peringatan kesaktian Pancasila. Kenangan pahit itulah yang membuat saya semakin sedih atas tragedi Kanjuruhan ini,'' kata Jaya Suprana, Ahad, (2/10/2022).

Menurut Jaya Suprana, atas peristiwa 'tragedi Kanjuruhan' tersebut, maka sudah selayaknya bangsa Indonesia saat sekarang mengibarkan bendera setengan tiang tanda negara ini berduka. Adanya sikap ini diharapkan bisa memunculkan kembali rasa batin bangsa ini untuk kembali saling menyayangi dan menghentikan sikap perpecahan, arogan, dan permusuhan.

''Yang saya sedih lagi, kenapa sekarang bangsa ini saling bermusuhan antar sesama warga. Dahulu 1965, 1998, bahkan pada penyelenggaraan pilpres 2019 kemarin begitu banyak darah tertumpah. Ini semua jelas tak bisa diterus-terukan. Hentikan segela kebencian dan sikap-sikap arogan. Jangan dibiarkan sebab berbahaya sekali bagi bangsa ini,'' tegasnya lagi.

Jaya Suprana lebih lanjut mengatakan, semua anak bangsa Indonesia hendaknya paham akan imbas dari pandemi Covid-19 yang memporak-porandakan kehidupan rakyat. Mereka kini kebanyakan hidup sangat kesusahan, harga bahan pangan naik, pendapatan hilang atau menurun, BBM naik, semuanya kebutuhan hidup naik. Hal ini jelas berbahaya sekali dan imbasnya bisa tampak pada munculnya kekerasan yang tak masuk akal pada pertandingan sepakbola tersebut.

''Ingat ya, seratus tahun silam, yakni ketika terjadi pandemi flu Spanyol pada 1920. Sebagai imbas pandemi itu muncul resesi ekonomi dunia (Great Melaise), di Indonesia disebut zaman meleset. Setelah itu muncul perang dunia, yakni perang dunia I dan II. Nah, situasi dunia ini sudah mirip seperti itu. Banyak pemuka agama pun sudah mengingatkan bila situasi kita saat ini sudah mirip sebelum munculnya kerusuhan sosial di 1998 yang juga imbas dari krisis ekonomi. Jadi, sekali lagi saya berharap, tragedi meninggal 127 orang suporter sepakbola menyadarkan kita semua bahwa ini merupakan peringatan dari 'Sang Maha Esa dan Maha Kuasa,'' kata Jaya Suprana.


TRANSLATE with x
English
ArabicHebrewPolish
BulgarianHindiPortuguese
CatalanHmong DawRomanian
Chinese SimplifiedHungarianRussian
Chinese TraditionalIndonesianSlovak
CzechItalianSlovenian
DanishJapaneseSpanish
DutchKlingonSwedish
EnglishKoreanThai
EstonianLatvianTurkish
FinnishLithuanianUkrainian
FrenchMalayUrdu
GermanMalteseVietnamese
GreekNorwegianWelsh
Haitian CreolePersian
TRANSLATE with
COPY THE URL BELOW
Back
EMBED THE SNIPPET BELOW IN YOUR SITE
Enable collaborative features and customize widget: Bing Webmaster Portal
Back
Berita Terkait
  • Pemprov Jatim Berikan Santunan untuk Korban di Kanjuruhan
  • Korban Meninggal Akibat Kerusuhan di Kanjuruhan Bertambah
  • LBH Surabaya Minta Pemerintah Usut Tuntas Tragedi Kanjuruhan
Berita Lainnya
  • Pemprov Jatim Janjikan Santunan Rp 10 Juta untuk Korban Tragedi Kanjuruhan Malang
  • Budayawan Jaya Suprana: Tragedi Suporter Sepakbola Kanjuruhan Peringatan Yang Maha Esa

Budayawan Jaya Suprana: Tragedi Suporter Sepakbola Kanjuruhan Peringatan Yang Maha Esa

Budayawan Jaya Suprana: Tragedi Suporter Sepakbola Kanjuruhan Peringatan Yang Maha Esa

Budayawan Jaya Suprana: Tragedi Suporter Sepakbola Kanjuruhan Peringatan Yang Maha Esa

Budayawan Jaya Suprana: Tragedi Suporter Sepakbola Kanjuruhan Peringatan Yang Maha Esa

Budayawan Jaya Suprana: Tragedi Suporter Sepakbola Kanjuruhan Peringatan Yang Maha Esa

  
PARTNER KAMI
JPNN
genpi
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
pijar
SeleBuzz
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya