0
Thumbs Up
Thumbs Down

BTPN Segera Rights Issue di 2023

okezone
okezone - Wed, 25 Jan 2023 16:51
Dilihat: 77
BTPN Segera Rights Issue di 2023

JAKARTA - PT Bank BTPN Tbk (BTPN) berencana menjual saham baru atau rights issue. Hal ini dilakukan untuk memenuhi ketentuan free float pada tahun ini.

"Rencananya kami harus sudah lepas ke pasar pada Desember 2023. Maka itu kami punya beberapa bulan," ujar Direktur Kepatuhan Bank BTPN Dini Herdini pada agenda Media Gathering Bank BTPN, Rabu (25/1/2023).

Dini menjelaskan bahwa pada awalnya BTPN telah memenuhi ketentuan free float. Hal ini seiring dengan merger yang dilakukan pada 2019 dengan PT Bank Sumitomo Mitsui Indonesia (SMBCI), kepemilikan SMBC meningkat.

"Bukan kita belum memenuhi sebetulnya pada saat merger di 2019 waktu itu mengakibatkan kepemilikan SMBC melebihi ketentuan, kita mendapatkan waktu sekitar 6 bulan dari regulasi dengan IDX. Jadi posisi sebenarnya kita sudah comply di 2019," tutur dia.


Kemudian, lanjut dia, ketentuan aturan free float dari BEI mengenai pengecualian saham yang dimiliki direksi maupun komisaris baik itu sebab MESOP (management and employee stock option program) atau MRT (material risk taker), serta treasury stock.

Sumber: okezone

BTPN Segera Rights Issue di 2023

BTPN Segera Rights Issue di 2023

BTPN Segera Rights Issue di 2023

BTPN Segera Rights Issue di 2023

BTPN Segera Rights Issue di 2023

  
PARTNER KAMI
JPNN
genpi
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
pijar
SeleBuzz
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya