0
Thumbs Up
Thumbs Down

BPPT Ciptakan Hujan Buatan Saat Hari Raya Idul Fitri

Republika Online
Republika Online - Tue, 26 May 2020 06:20
Dilihat: 36
BPPT Ciptakan Hujan Buatan Saat Hari Raya Idul Fitri

JAKARTA -- Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) tetap melaksanakan operasi teknologi modifikasi cuaca (TMC) atau hujan buatan saat Hari Idul Fitri di Riau. Total volume air hujan yang tercatat sudah mencapai 33,8 juta m3.

"Tim TMC masih melaksanakan penerbangan di wilayah Pelalawan, Indragiri Hulu dan Indragiri Hilir. Lebaran hari pertama melakukan satu sorti penerbangan penyemaian awan di wilayah Bengkalis, Siak dan Kepulauan Meranti," kata Kepala TMC BPPT Tri Handoko Seto di Jakarta, Senin (25/5).

Potensi awan saat ini, kata Tri Handoko Seto, harus tetap dioptimalkan melalui modifikasi cuaca untuk pembasahan lahan gambut. Operasi TMC pencegahan kebakaran hutan tahun ini dilaksanakan BBTMC-BPPT sejak 13 Mei 2020 atas inisiasi Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) bekerjasama dengan BMKG, BNPB dan Badan Restorasi Gambut (BRG).

Hasil pantauan satelit TRMM (Tropical Rainfall Measuring Missing) selama operasi TMC berjalan 13-23 Mei 2020, terpantau hujan merata di seluruh wilayah Riau. Adapun curah hujan terbesar berada di Bengkalis, Siak, Dumai, Rohil dan Kepulauan Meranti sebesar 80-300 mm. Sedangkan wilayah lainnya curah hujan pada kisaran 50-200 mm, kecuali Rokan Hulu dengan curah hujan hanya sekitar 10-120 mm.

"Hasilnya cukup baik guna pembahasan lahan gambut. Mudah-mudahan akan terus berlanjut," ujar Seto.

Hingga Ahad (24 Mei 2020) total volume air hujan yang tercatat sudah mencapai 33,8 juta m3 dengan rata-rata curah hujan wilayah harian sekitar 7.6 mm. Sedangkan akumulai curah hujan aktual AWS/ARG dari BMKG mencatat angka 83.3 mm.

Jumlah NaCL yang dgunakan selama operasi berlangsung hingga 25 Mei sekitar 8,8 ton. Sedangkan sorti penyemaian yang telah dilaksanakan sebanyak 11 kali penerbangan.

Berdasarkan prediksi BMKG, musim panas diprediksi mencapai puncaknya pada periode Juni hingga Agustus. TMC Pencegahan Karhutla dilaksanakan terlebih dulu di Riau karena mayoritas Titik Pemantauan Tinggi Muka Air Tanah (TP-TMAT) lahan gambut di Provinsi Riau, telah menunjukkan pada level waspada.


Berita Terkait
  • BMKG: DIY Masih Berpotensi Hujan Hingga Juni
  • Antisipasi Kekeringan, Kementerian PUPR Optimalkan Tampungan
  • Antisipasi Puncak Kemarau, Kementan Gerak Cepat
Berita Lainnya
  • BPPT Ciptakan Hujan Buatan Saat Hari Raya Idul Fitri
  • Maskapai Brussels Mulai Beroperasi Kembali Juni

BPPT Ciptakan Hujan Buatan Saat Hari Raya Idul Fitri

BPPT Ciptakan Hujan Buatan Saat Hari Raya Idul Fitri

BPPT Ciptakan Hujan Buatan Saat Hari Raya Idul Fitri

BPPT Ciptakan Hujan Buatan Saat Hari Raya Idul Fitri

BPPT Ciptakan Hujan Buatan Saat Hari Raya Idul Fitri

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya