0
Thumbs Up
Thumbs Down

BPJS Kesehatan Tekor, Inikah Solusinya?

Republika Online
Republika Online - Mon, 22 Jul 2019 06:51
Dilihat: 37
BPJS Kesehatan Tekor, Inikah Solusinya?

JAKARTA -- Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan kembali mengalami defisit yang diperkirakan mencapai Rp 28 triliun akhir tahun ini.
Kepala Humas BPJS Kesehatan, M Iqbal Anas Ma'ruf mengatakan, dibutuhkan solusi komprehensif untuk mengatasi problem ini.

"Yaitu sesuai dengan PP 87 tahun 2013, juncto p 84 tahun 2015. Jika program ini ingin sustainable maka kebijakan PP 87 tahun 2013 harus dilakukan," ujarnya, kemarin.

Ia menyebut ada beberapa opsi yang disebut dalam PP itu. Pilihan itu diantaranya adalah pertama menyesuaikan iuran. Kedua menyesuaikan manfaat, dan ketiga memberikan suntikan dana.

Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan mengaku terlambat membayar klaim pelayanan kesehatan pada rumah sakit (RS) mitra hingga obat-obatan karena tidak memiliki dana atau anggaran yang cukup.

"Kami terlambat bayar karena uangnya memang tidak cukup, apalagi iurannya juga belum sesuai hitungan aktuaria. Jadi kami bukannya ingin mangkir atau melakukan wanprestasi," kata Iqbal Anas Ma'ruf.

Apalagi, ia mengatakan, komitmen BPJS Kesehatan untuk membayar klaim pelayanan kesehatan tertuang dalam setiap pasal perjanjian yang ditandatangani kedua belah pihak yaitu fasilitas kesehatan dan BPJS kesehatan.

Ia menjelaskan, dalam kontrak BPJS Kesehatan menyatakan jika terlambat membayar ke rumah sakit (RS) maka akan terkena denda ganti rugi 1 persen dari total klaim yang harus dibayarnya setiap bulan.

"Artinya kalau banyak denda yang harus dibayarkan, BPJS Kesehatan juga rugi," ujarnya.

Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (Persi) mencatat Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan belum membayar klaim rumah sakit (RS) mitra sebesar Rp 6,5 triliun per tanggal 14 Juli 2019. Karena itu, Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) beserta asosiasi perumahsakitan berencana untuk mendatangi presiden agar segera membenahi defisit BPJS Kesehatan yang diperhitungkan bisa mencapai Rp 28 triliun hingga akhir tahun 2019.

"Kami nanti menyampaikan kepada presiden risiko-risiko, kemudian berharap enam bauran itu tetap dilakukan, kemudian premi segera disesuaikan. Jangan nunggu lama-lama, tarif juga demikian," kata Ketua Umum Persi Kuntjoro Adi Purjanto saat ditemui di diskusi Persi bertema "Defisit BPJS Kesehatan dan dampaknya pada keberlangsungan pelayanan Rumah Sakit",di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Jakarta, Selasa (16/7).

Selain itu, ia menyebut Persi akan menyampaikan solusi untuk membenahi defisit BPJS Kesehatan. Untuk jangka pendek, ia meminta BPJS Kesehatan harus segera menyelesaikan piutang pada rumah sakit, salah satu solusinya dengan melaksanakan enam bauran.

Sementara untuk jangka panjang, Persi menyarankan untuk penyesuaian tarif dan iuran premi. Sebab premi iuran saat ini jauh berbeda dengan perhitungan aktuaria. Selisih premi pun menjadi salah satu penyebab defisit BPJS Kesehatan.

"Di samping membuat permohonan untuk menghadap (presiden), saya berharap ini viral. Ini berkiatan dengan pasien, bukan hanya rumah sakit. Akibatnya itu pasien," ujarnya.

Di kesempatan yang sama, Ketua Kompartemen Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) Persi Daniel Budi Wibowo menambahkan, banyak RS mitra BPJS Kesehatan mengalami hambatan dalam melayani pasiennya yang merupakan peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) karena keterlambatan pembayaran piutang BPJS Kesehatan.



Berita Terkait
  • BPJS Kesehatan Terlambat Bayar Klaim karena tak Miliki Dana
  • Klaim BPJS Nunggak, Pasokan Obat RSUD Meulaboh Terhenti
  • Bagaimana Menutupi Defisit BPJS Kesehatan?
Berita Lainnya
  • Arsenal Sedikit Lagi Dapatkan Striker Brasil Everton Soares
  • Wisatawan Masih Gemar Panjat Batu Uluru Australia

BPJS Kesehatan Tekor, Inikah Solusinya?

BPJS Kesehatan Tekor, Inikah Solusinya?

BPJS Kesehatan Tekor, Inikah Solusinya?

BPJS Kesehatan Tekor, Inikah Solusinya?

BPJS Kesehatan Tekor, Inikah Solusinya?

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
inilahcom
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
MuterFilm
Rancahpost
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya