0
Thumbs Up
Thumbs Down

Bos Peruri Buka Suara soal Duit Rp500 Miliar yang Ditudingkan Ahok

wartaekonomi
wartaekonomi - Tue, 29 Sep 2020 07:00
Dilihat: 37
Jakarta

Direktur Utama Perusahaan Umum (Perum) Percetakan Uang Republik Indonesia atau Peruri Dwina Septiani Wijaya, buka suara ihwal pihaknya yang dituding Ahok meminta dana sebesar Rp500 miliar kepada PT Pertamina (Persero) untuk pembuatan paperless.

Dwina enggan menjelaskan secara rinci meski diminta klarifikasi oleh salah satu satu anggota Komisi VI DPR, Mufti Anam. Dia mengatakan, apa yang diutarakan Komisaris Utama Pertamina Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok tidaklah menjadi konsumsi para awak media. Karena itu bagian dari keamanan perusahaan.

Baca Juga: Dituding Ahok Peras Pertamina Rp500 M, Bos Peruri Lantang Angkat Suara

"Terkait yang viral ini Pak, ya mungkin kalau secara detail terkait hal yang bersifat kontrak tentunya mungkin ini hal yang confidential, apalagi kami high security company. Jadi mungkin kami tidak banyak bicara di media karena nature dari high security company seperti itu," ujar Dwina dalam rapat dengar pendapat (RDP) bersama Komisi VI DPR, Selasa (28/9/2020).

Dia bilang, klien digital pihaknya l mencapai 117 entitas. Di mana 35 di antaranya adalah perseroan pelat merah, termasuk Pertamina. Karena itu, pihaknya tidak membuat perbedaan di antara klien-klien tersebut. Di mana Peruri mendukung proses digitalisasi yang tengah dibidik sejumlah perseroan termasuk Pertamina.

"Kami hanya bisa menjelaskan bahwa terkait Pertamina ini, sama seperti apa yang kami juga sudah lakukan dengan banyak klien kami yang lain, termasuk juga BUMN bahwa kami sangat mendukung semua proses digitalisasi khususnya di BUMN dan selalu berkomitmen memberikan pelayanan dan harga yang terbaik," kata dia.

Sebelumnya, Ahok menyebut Perusahaan Plat merah itu meminta dana sebesar Rp500 miliar kepada Pertamina untuk pembuatan paperless. Ahok mengatakan, dirinya tengah mendorong tanda tangan digital atau paperless di Pertamina. Namun, Peruri meminta dana Rp500 miliar untuk proyek tersebut. Padahal, Pertamina dan Peruri sama-sama perusahaan pelat merah.

"Saya lagi paksakan tanda tangan digital tapi Peruri bindeng juga masa minta Rp500 miliar untuk proses paperless di kantor Pertamina. itu BUMN juga," ujar Ahok dalam tayangan yang disiarkan melalui akun You Tube POIN, dikutip pada Rabu (16/9/2020.

Penulis: Redaksi

Editor: Ferry Hidayat


Foto: Wahyu Putro A

Sumber: wartaekonomi

Bos Peruri Buka Suara soal Duit Rp500 Miliar yang Ditudingkan Ahok

Bos Peruri Buka Suara soal Duit Rp500 Miliar yang Ditudingkan Ahok

Bos Peruri Buka Suara soal Duit Rp500 Miliar yang Ditudingkan Ahok

Bos Peruri Buka Suara soal Duit Rp500 Miliar yang Ditudingkan Ahok

Bos Peruri Buka Suara soal Duit Rp500 Miliar yang Ditudingkan Ahok

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya