0
Thumbs Up
Thumbs Down

Bos Dortmund: Terima Hukuman Bukan Berarti Bellingham Bersalah!

Football5star
Football5star - Wed, 08 Dec 2021 11:33
Dilihat: 201

Football5Star.com, Indonesia - Jude Bellingham akhirnya dijatuhi hukuman oleh DFB terkait komentar miringnya selepas Der Klassiker. Gelandang Inggris tersebut dijatuhi denda 40.000 euro. Meskipun demikian, CEO Borussia Dortmund, Hans-Joachim Watzke, menegaskan bahwa itu bukan berarti pihaknya mengaku bersalah.

Watzke mengungkapkan, Dortmund memang tak melakukan banding terhadap hukuman yang dijatuhkan DFB. Namun, itu didasarkan pada pertimbangan lain. Dia tak ingin kasus itu berlarut-larut dan kemudian Bellingham malah dijatuhi sanksi lebih berat.

Getty Images

"Kami menerima hukuman ini karena ingin situasi jadi tenang dan memastikan dia dapat terus bermain," ujar Hans-Joachim Watzke saat Dortmund menjamu Besiktas pada matchday pamungkas Liga Champions seperti dikutip Football5Star.com dari Sportbuzzer.

Watzke pun mengungkapkan, Bellingham kemungkinan besar tak akan menanggung denda itu sendirian. Dia mengungkapkan iktikad klub menanggung sebagian dari denda tersebut. "Kami akan membicarakan hal itu dengan dia. Kami mungkin akan membagi dua pembayaran denda itu," ucap dia.

Hans-Joachim Watzke Tampik Tawaran Zwayer

Lebih jauh, Hans-Joachim Watzke mengisyaratkan keengganan berdamai dengan wasit Felix Zwayer yang dikritik Jude Bellingham selepas laga Der Klassiker. Dia menampik tawaran sang wasit untuk mengadakan pertemuan karena dinilai tak akan terjaga kerahasiaannya.

"Jika Zwayer mengirimi saya dan Michael Zorc surat pada hari ini dan mendorong pembicaraan, tapi sejam kemudian saya membaca hal yang sama dengan kutipan asli di media, saya bisa katakan bahwa hal itu sangat sulit direalisasikan," kata Watzke dengan tegas.

Getty Images

Sebelumnya, kepada Bild, Zwayer mengungkapkan keinginan duduk bersama dengan Bellingham dan Dortmund. Dia memandang perlu hal tersebut untuk memberikan pemahaman yang betul kepada sang pemain. Di samping itu, dia pun merasa eks pemain Birmingham City itu seharusnya meminta maaf.

"Pernyataannya jelas-jelas memberikan kesan salah bahwa saya tak memimpin laga dengan pengetahuan dan keyakinan saya. Pernyataan itu bersifat personal, meremehkan, dan tak sopan. Andai diletakkan pada sisi subjektif dan pernyataan emosional, itu tetap jauh dari kenyataan," urai Felix Zwayer.


Secara khusus, wasit berumur 40 tahun itu menegaskan, "Kata-kata 'Apa yang bisa Anda harapkan?' adalah konklusi retoris tentang masa sekarang dan mendatang. Itu pada dasarnya adalah fitnah dan penghinaan. Hal seperti ini tak boleh dibiarkan begitu saja."

Sumber: Football5star

Bos Dortmund: Terima Hukuman Bukan Berarti Bellingham Bersalah!

Bos Dortmund: Terima Hukuman Bukan Berarti Bellingham Bersalah!

Bos Dortmund: Terima Hukuman Bukan Berarti Bellingham Bersalah!

Bos Dortmund: Terima Hukuman Bukan Berarti Bellingham Bersalah!

Bos Dortmund: Terima Hukuman Bukan Berarti Bellingham Bersalah!

  
PARTNER KAMI
JPNN
genpi
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
pijar
SeleBuzz
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya