0
Thumbs Up
Thumbs Down

BNPT Gandeng Pesantren untuk Menangkal Terorisme

Republika Online
Republika Online - Tue, 20 Aug 2019 17:46
Dilihat: 22
BNPT Gandeng Pesantren untuk Menangkal Terorisme

JAKARTA -- Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) ingin mengoptimalkan peran pesantren dalam menangkal perkembangan radikalisme. BNPT menjalin kerja sama dengan pesantren-pesantren untuk membantu membangun narasi dalam melawan paham-paham radikalisme.

Deputi Bidang Pencegahan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Suaib Tahir menilai pesantren memiliki potensi besar untuk membendung penyebaran narasi-narasi radikal yang bisa menjurus pada paham terorisme. "Sementara ini kami sudah menjalin kerja sama dengan tiga pesantren tahun 2019 ini," kata dia dalam diskusi dan peluncuran buku 'Memberantas Terorisme di Indonesia: Praktik, Kebijakan, dan Tantangan', di Hotel Atlet, Jakarta Pusat, Selasa (20/8).

BNPT mencoba terus menularkan narasi-narasi untuk melawan kelompok radikal. Untuk itu, Suaib menuturkan, kerja sama yang dilakukan dengan pesantren dimulai dengan memberikan pemahaman tentang terorisme.

Setelah itu, ada materi-materi untuk menangkal narasi-narasi radikalisme. Upaya pencegahan beredar luasnya paham radikal tersebut dilakukan berupa sosialisasi, seminar, workshop, dan lain sebagainya.

"Biasanya kami adakan pemberian materi setiap hari sabtu dan minggu," ujar Suaib.

Di dalam upaya tersebut BNPT memberikan penjelasan seperti apa tanda-tanda seseorang sudah terpapar radikalisme. "Kami melakukan narasi-narasi melawan kelompok radikal. Kita memberikan penjelasan seperti apa terorisme, kita berikan narasi-narasi melawan terorisme," katanya.

BNPT juga telah membentuk kader di sejumlah wilayah untuk membantu membangun narasi melawan radikalisme. "Tahun ini kami bergerak di pesantren-pesantren karena di tempat itu sangat memiliki potensi untuk melawan narasi pemikiran radikal," kata Suaib.

Menurut dia, masih banyak warga Indonesia yang rentan terpapar radikalisme mengingat para pelaku terorisme terus intens melakukan penyebaran paham radikalisme melalui dunia maya atau media sosial. "Tidak ada masyarakat yang tidak rentan radikalisme dan terorisme," ujarnya.

Tak hanya itu, BNPT melakukan pendekatan lunak kepada masyarakat yang sudah terpapar radikalisme sebagai upaya pencegahan penyebaran paham radikal. "Kita dekati dengan hati kepada masyarakat. Dengan upaya itu kami berharap bisa meminimalisir penyebaran paham radikal," kata dia.


Berita Terkait
  • Kapolri: Penyerang Polsek Wonokromo Diduga Pendukung JAD
  • Menghidupkan Lagi Pesantren Salafiyah Al Maemun
  • Kapolda Metro: Waspadai Penyebaran Radikalisme di Kampus
Berita Lainnya
  • Jokowi Dukung Menristekdikti Datangkan Rektor Asing
  • Bertahun-tahun Warga Lembor Kekurangan Air Bersih

BNPT Gandeng Pesantren untuk Menangkal Terorisme

BNPT Gandeng Pesantren untuk Menangkal Terorisme

BNPT Gandeng Pesantren untuk Menangkal Terorisme

BNPT Gandeng Pesantren untuk Menangkal Terorisme

BNPT Gandeng Pesantren untuk Menangkal Terorisme

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
inilahcom
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
MuterFilm
Rancahpost
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya