0
Thumbs Up
Thumbs Down

Berkerumun di Tempat Umum, Aa Gym Ingatkan: Jangan Tiru Keburukan dengan Keburukan yang Sama!

wartaekonomi
wartaekonomi - Thu, 21 May 2020 09:19
Dilihat: 25
Jakarta

Pemimpin Pondok Pesantren Daarut Tauhid, KH Abdullah Gymnastiar yang akrab disapa Aa Gym, mengomentari adanya kerumunan di tempat publik saat masyarakat lain sudah patuh menjaga jarak sosial selama tiga bulan untuk memutus penyebaran wabah virus corona atau Covid-19. Aa Gym mengingatkan umat Islam agar tetap berpikir jernih dan jangan meniru keburukan dengan keburukan yang sama.

"Aa kira sahabat-sahabat punya perasaan yang sama, jengkel, kecewa, sedih, dan merasa dikhianati bagi kita yang sudah hampir tiga bulan berada di rumah melihat kerumunan di bandara, di pasar-pasar, dan di jalan-jalan," kata Aa Gym, Rabu (20/5/2020).

Baca Juga: Akui Berat Masuk BUMN, Aa Gym Doakan Erick Thohir

Aa Gym mengatakan, seakan-akan perjuangan dan pengorbanan orang-orang yang menjaga jarak sosial dan jarak fisik selama tiga bulan ini dikhianati oleh mereka yang berkerumun di tempat publik. Hal ini terutama perasaan dokter dan perawat yang mempertaruhkan nyawa serta aparat yang berjaga siang malam.

Selama pandemi Covid-19 ini sekolah-sekolah tutup dan masjid tempat ibadah umat Islam pun menjadi sepi. Namun, hal ini seakan-akan dikhianati oleh mereka yang berkerumun di bandara, pasar, jalan, dan tempat-tempat lainnya.

"Namun, kita tetap harus (berpikir) jernih dan akal sehat harus tetap tegak. Jangan sampai kita meniru keburukan dengan keburukan yang sama!" ujarnya.

Diam di rumah perintah agama

Aa Gym menegaskan, bagi umat Islam, diam di rumah dan menjauhi kemudaratan merupakan perintah agama dan amal saleh. Umat Islam tetap di rumah menjaga jarak sosial dan jarak fisik bukan semata-mata karena pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

"Menjauhi (penyakit) lepra sama dengan menjauhi Singa, itu sabda Nabi Muhammad SAW, menjauhi kemudaratan lebih diutamakan daripada yang mendatangkan kemanfaatan," ujarnya.

Aa Gym mengajak masyarakat bersama-sama tetap disiplin, bertahan di rumah, dan menjalankan ibadah di rumah. Masyarakat yang berada di zona merah pandemi Covid-19 diminta mengikuti anjuran guru-guru di Majelis Ulama Indonesia (MUI).

"Insyaallah kalau kita disiplin, Allah menghilangkan wabah ini karena wabah ini ada di kerumunan: di mana kerumunan itu, di sana wabah itu akan ada. Dengan kita istikamah semoga orang lain pun terbawa istikamah dan Allah mengangkat wabah dan kita bisa kembali beribadah, sekolah, dan bekerja dengan benar di zaman baru, zaman yang lebih berkah," ujarnya.

Penulis: Redaksi

Editor: Puri Mei Setyaningrum


Foto: daaruttauhid.org

Sumber: wartaekonomi

Berkerumun di Tempat Umum, Aa Gym Ingatkan: Jangan Tiru Keburukan dengan Keburukan yang Sama!

Berkerumun di Tempat Umum, Aa Gym Ingatkan: Jangan Tiru Keburukan dengan Keburukan yang Sama!

Berkerumun di Tempat Umum, Aa Gym Ingatkan: Jangan Tiru Keburukan dengan Keburukan yang Sama!

Berkerumun di Tempat Umum, Aa Gym Ingatkan: Jangan Tiru Keburukan dengan Keburukan yang Sama!

Berkerumun di Tempat Umum, Aa Gym Ingatkan: Jangan Tiru Keburukan dengan Keburukan yang Sama!

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya