0
Thumbs Up
Thumbs Down

Belasan Triliun Rupiah Hilang Akibat Kecurangan Influencer?

Republika Online
Republika Online - Wed, 21 Aug 2019 01:31
Dilihat: 56
Belasan Triliun Rupiah Hilang Akibat Kecurangan Influencer?

NEW YORK -- Era digital mendorong banyak perusahaan (brand) untuk merambah metode pemasaran digital dengan menggandeng pengimpak (influencer) yang berpengaruh di media sosial. Promosi produk melalui influencer dinilai akan terasa lebih meyakinkan dan mudah diterima oleh konsumen.

Seperti dilansir CNBC, brand di seluruh dunia menghabiskan dana miliaran dolar Amerika per tahun untuk mempromosikan produk mereka melalui influencer. Para influencer ini nantinya akan mempromosikan produk-produk bermerek melalui berbagai platform media sosial yang mereka gunakan, seperti Instagram, Snapchat, dan Youtube.

Laporan terbaru dari perusahaan keamanan siber Cheq mengungkapkan bahwa besarnya dana yang dikeluarkan brand untuk menggandeng influencer tidak sepadan dengan keuntungan atau manfaat yang diterima.

Kerugian ini timbul karena sebagian influencer melakukan kecurangan dengan cara membeli follower palsu hingga membayar bot untuk memberikan tanda suka (like) dan komentar pada unggahan mereka.

Studi yang dilakukan oleh Cheq dengan University of Baltimore mengungkapkan bahwa tahun ini diperkirakan brand dunia akan menghabiskan dana sebanyak 8,5 miliar dolar Amerika untuk melakukan pemasaran digital melalui influencer. Akan tetapi, sekitar 1,3 miliar dolar Amerika (Rp 18,5 triliun) dari dana tersebut akan jatuh pada influencer yang melakukan tindak kecurangan.

Dengan kata lain, sekitar 15 persen dari perkiraan total biaya pemasaran digital melalui influencer yang digelontorkan brand tidak tepat sasaran.

Cheq mengungkapkan bahwa memiliki pengaruh di media sosial memang menguntungkan. Cheq mencontohkan, 'micro influencer' yang memiliki 10 ribu pengikut di media sosial saja bisa mendapatkan sekitar 250 dolar Amerika (Rp 3,6 juta) untuk satu unggahan bersponsor. Angka ini dapat meningkat tiga kali lipat untuk influencer yang memiliki 1 juta hingga 2 juta pengikut.

Padahal, jumlah pengikut di media sosial tidak selalu berarti 'penjualan'. Sebagai contoh, influencer Arianna Renee yang memiliki jumlah pengikut 2,6 juta harus menghadapi kegagalan saat meluncurkan bisnis pakaian.

"Dulu Anda harus menjadi seperti Kim Kardashian atau Kylie Jenner untuk bisa menjadi influencer, sekarang ada banyak sekali influencer," jelas Chief Strategy Officer Cheq Daniel Avital.

Avital mengungkapkan bahwa temuan ini bukan berarti melarang brand untuk melibatkan influencer dalam strategi pemasaran produk.

Akan tetapi, brand harus bisa memilih influencer yang tepat dan benar-benar memiliki pengaruh ketika ingin memasarkan produk atau membangun reputasi brand. Salah satu yang perlu diperhatikan ketika memilih influencer adalah tingkat engagement dengan para pengikutnya.

CEO agensi pemasaran influencer Obviously Mae Karwowski mengatakan influencer yang memiliki tingkat engagement rendah bisa menunjukkan dua kemungkinan. Salah satunya, konten yang dibuatnya tidak begitu dipedulikan oleh para pengikutnya di media sosial. Kemungkinan lainnya adalah influencer memiliki pengikut palsu.

"Ketika seseorang memiliki 70 ribu pengikut dan mereka hanya mendapatkan 100 like dan nol komentar per unggahan, itu seharusnya sudah menjadi tanda peringatan," terang Karwowski.


Berita Terkait
  • Ini Ciri Hoaks Menurut Kemenkominfo
  • Cara Klinik di Belanda Beri Terapi Kecanduan Gim dan Medsos
  • Raja Properti AS Buang Duit Rp140 Juta untuk Followersnya
Berita Lainnya
  • Jokowi Dukung Menristekdikti Datangkan Rektor Asing
  • Bertahun-tahun Warga Lembor Kekurangan Air Bersih

Belasan Triliun Rupiah Hilang Akibat Kecurangan Influencer?

Belasan Triliun Rupiah Hilang Akibat Kecurangan Influencer?

Belasan Triliun Rupiah Hilang Akibat Kecurangan Influencer?

Belasan Triliun Rupiah Hilang Akibat Kecurangan Influencer?

Belasan Triliun Rupiah Hilang Akibat Kecurangan Influencer?

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
inilahcom
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
MuterFilm
Rancahpost
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya