0
Thumbs Up
Thumbs Down

Ayah dan Anak Migran Tewas Tenggelam di Perbatasan, Donald Trump Salahkan Demokrat

okezone
okezone - Thu, 27 Jun 2019 17:12
Dilihat: 63
Ayah dan Anak Migran Tewas Tenggelam di Perbatasan, Donald Trump Salahkan Demokrat

WASHINGTON - Presiden AS Donald Trump, Rabu (26/6) mengatakan dia benci melihat foto seorang pria Amerika Tengah yang meninggal dan putrinya yang masih muda yang tenggelam di Rio Grande ketika berusaha mencapai AS, tetapi kemudian dengan cepat menyalahkan Demokrat atas tragedi itu.

"Aku benci itu, dan [kematian] itu bisa berhenti jika Demokrat mengubah undang-undang. Dan ayah yang mungkin adalah pria yang luar biasa dengan putrinya, hal-hal seperti itu tidak akan terjadi," kata Trump ketika dia meninggalkan Washington untuk menghadiri G20 di Jepang.

Dia kemudian menggambarkan bahaya yang dihadapi para pencari suaka demi mencapai AS untuk kehidupan yang lebih baik.

"Perjalanan melintasi sungai itu adalah perjalanan yang berbahaya. Pergi melintasi Rio Grande sangat, sangat berbahaya, tergantung pada waktu tahun dan kondisi serta kecepatan air," lanjutnya.

Baca: Dituduh Lecehkan Seorang Perempuan, Donald Trump: Dia Bukan Tipe Saya

"Dan kita tahu bahwa, kita memiliki banyak penjaga di sana, orang-orang melewati penjaga. Jika kita memiliki undang-undang yang tepat, tapi Demokrat tidak membiarkan, orang-orang itu tidak akan muncul, mereka tidak akan berusaha," bantah Trump. "Demokrat bertanggung jawab."

Sementara Trump menyalahkan Demokrat, GOP tidak melakukan apa pun untuk mengubah undang-undang suaka, yang memungkinkan imigran untuk meminta masuk ke AS dengan alasan kemanusiaan dan lainnya.

Baca: Amerika Serikat Bersiap Pindahkan Jutaan Migran Ilegal ke Negara Ketiga

Demokrat House pada Selasa mengesahkan RUU yang akan memberikan USD4,5 miliar untuk bantuan kemanusiaan terhadap migran yang ditahan di kamp-kamp di perbatasan.

Ayah migran dan putrinya meninggal ketika gadis kecil itu melompat ke sungai untuk mengikutinya ketika ia berenang untuk menjemput istrinya, Tania Vanessa valos yang berusia 21 tahun.

Oscar Alberto Martinez Ramirez, 25, dan putrinya yang berusia 23 bulan, Valeria, meninggal pada Minggu setelah tersapu arus.


Mereka meninggalkan El Salvador pada 3 April dan menghabiskan dua bulan di kamp migran di Meksiko selatan sebelum mereka memutuskan untuk naik bus ke perbatasan pada Minggu dengan bisa cepat mendapatkan suaka.

Sumber: okezone

Ayah dan Anak Migran Tewas Tenggelam di Perbatasan, Donald Trump Salahkan Demokrat

Ayah dan Anak Migran Tewas Tenggelam di Perbatasan, Donald Trump Salahkan Demokrat

Ayah dan Anak Migran Tewas Tenggelam di Perbatasan, Donald Trump Salahkan Demokrat

Ayah dan Anak Migran Tewas Tenggelam di Perbatasan, Donald Trump Salahkan Demokrat

Ayah dan Anak Migran Tewas Tenggelam di Perbatasan, Donald Trump Salahkan Demokrat

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
inilahcom
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
MuterFilm
Rancahpost
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya