0
Thumbs Up
Thumbs Down

AS Tangkap dan Penjarakan 2 Agen Mata-Mata Iran

wartaekonomi
wartaekonomi - Fri, 17 Jan 2020 11:11
Dilihat: 15
Washington

Amerika Serikat (AS) menjatuhkan hukuman penjara kepada dua warga Iran atas dakwaan spionase. Mereka dinilai telah terbukti mematai-mata AS dan warganya.

Departemen Kehakiman AS menyatakan, kedua warga Iran tersebut bernama Ahmadreza Mohammadi-Doostdar (39 tahun) dan Majid Ghorbani (69 tahun). Doostdar dijatuhi hukuman penjara selama 38 bulan sedangkan Ghorbani 30 bulan.

Baca Juga: AS Ditawari Gencatan Senjata, Pembesar Taliban: 7 Sampai 10 Hari, Jika Tidak...

Jaksa Agung AS utuk Keamanan Nasional John C. Demers mengungkapkan mereka telah mengumpulkan informasi yang dapat digunakan untuk mengintimidasi dan membahayakan warga AS.

"Kasus ini menggambarkan penargetan Iran terhadap orang Amerika di AS untuk membungkam mereka yang menentang rezim Iran atau lebih lanjut tujuannya," kata Demers pada Rabu (15/1/2020) dikutip laman Al Arabiya.

Ghorbani dan Doostdar disebut menghimpun informasi, termasuk foto dan catatan tangan, serta nama-nama orang yang menghadiri rapat People's Mujahedin Organization of Iran (PMOI) pada September 2017. PMOI adalah kelompok yang kritis terhadap rezim Iran.

Pada Desember 2017, Doostdar sempat membawa kumpulan informasi yang telah dihimpunnya ke Iran. Kemudian pada Mei 2018, Ghorbani menghadiri aksi demonstrasi yang digelar PMOI di Washington. Dia kembali mengumpulkan foto dan informasi tentang para peserta untuk dilaporkan kembali kepada Pemerintah Iran.

Pejabat Cabang Keamanan Nasional FBI Jay Tabb menyebut kegiatan yang dilakukan Ghorbani dan Doostdar sangat menakutkan.

Baca Juga: Iran Selesai, Pentagon Pertimbangkan Kerahkan Sistem Rudal Pertahanan Tambahan di Timteng

"FBI tidak akan menoleransi pengawasan yang dilakukan di sini, di AS, atas perintah negara asing seperti Iran," ujarnya.

Pada 2019, Doostdar akhirya mengaku bersalah atas tuduhan bertindak sebagai agen Pemerintah Iran yang tak terdaftar. Sedangkan Ghorbani mengaku bersalah melanggar undang-undang sanksi AS sehubungan dengan Iran.

Saat ini hubungan antara AS dan Iran masih dibekap ketegangan. Memanasnya hubungan kedua negara baru-baru ini dipicu oleh keputusan AS membunuh Komandan Pasukan Quds Mayor Jenderal Qassem Soleimani.

Dia merupakan tokoh militer Iran yang memiliki pengaruh besar di Timur Tengah. Soleimani bahkan disebut sebagai orang terkuat kedua di Iran setelah pemimpin tertinggi Ayatollah Ali Khameinei.

Penulis: Redaksi

Editor: Muhammad Syahrianto


Foto: Reuters/Heinz-Peter Bader

Sumber: wartaekonomi

AS Tangkap dan Penjarakan 2 Agen Mata-Mata Iran

AS Tangkap dan Penjarakan 2 Agen Mata-Mata Iran

AS Tangkap dan Penjarakan 2 Agen Mata-Mata Iran

AS Tangkap dan Penjarakan 2 Agen Mata-Mata Iran

AS Tangkap dan Penjarakan 2 Agen Mata-Mata Iran

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya