0
Thumbs Up
Thumbs Down

Apa Itu Coliving Space?

wartaekonomi
wartaekonomi - Tue, 16 Jul 2019 16:07
Dilihat: 38
Jakarta

Tiga tahun terakhir keberadaan coworking space cukup meramaikan industri ruang kerja di Indonesia. Beberapa coworking space di Indonesia di antaranya yaitu EV Hive, Regus, GoWork, dan lain sebagainya. Ruang kerja dengan konsep kolaborasi tersebut diperuntukkan bagi startup atau pengusaha pemula yang membutuhkan tempat kerja sekaligus relasi guna memenuhi kebutuhan bisnisnya.

Dan kini, industri ruang kerja bersama semakin berkembang dan melahirkan konsep baru untuk kebutuhan startup dan pengusaha milenial, yaitu coliving space.

Coliving space adalah ruang kerja bersama dengan desain seperti rumah tinggal dan para penghuni dapat saling berkolaborasi, atau lebih tepatnya sebagai tempat tinggal para startup.

Baca Juga: Wah, CoHive Jadi Coworking Space Pertama yang Punya Gedung Belasan Lantai!

Serupa dengan apartemen atau kamar kos, coliving space diperuntukkan bagi para startup dengan kebutuhan yang lebih kompleks, seperti ruang event dan kolaborasi yang lebih intens dengan penghuni lain. Bisnis coliving space mengambil pemasukan tambahan dari menyediakan kebutuhan makan maupun laundry para penghuni.

Sebagai ruang dengan konsep tempat tinggal yang ditujukan untuk para pengusaha dan founder startup maka di dalamnya ada sebuah ruang kerja bersama yang bisa digunakan para penghuni untuk bekerja, serta berkolaborasi dengan penghuni lain.

Layaknya co-working space, penyedia layanan coliving space pun biasanya menghadirkan event yang bisa menambah pengetahuan dari para penghuninya. Berbagai fasilitas tersebut membuat biaya sewa coliving space biasanya lebih mahal dibanding apartemen atau kamar kos biasa.

Konsep bisnis seperti ini pun telah muncul di negara lain, seperti KoHub di Thailand, CoHo di India, serta The Student Hotel di Eropa. Startup coworking space asal Amerika Serikat yang telah mendapat predikat unicorn, WeWork, bahkan telah menjalankan bisnis coliving space dengan nama WeLive.

Baca Juga: UCommune Siap Menantang WeWork Sesudah IPO

Pertama kali masuk ke Indonesia, coliving space hadir di Ubud, Bali dengan brand Roam coliving space, yang dikembangkan oleh arsitek asal Jerman, Alexis Dornier.

Di tengah tingginya harga apartemen, serta rendahnya kemampuan daya beli generasi milenial dalam membeli rumah di tengah kota, coliving space dapat menjadi salah satu solusi hunian yang bisa dikembangkan oleh para pengembang.

Konsep coliving space dianggap cocok untuk para milenial yang bekerja di tengah kota, namun belum memiliki keinginan untuk membeli rumah atau apartemen. Coliving space disuguhkan sesuai dengan karakter milenial yang menyukai kebebasan, waktu kerja fleksibel, dan tidak ribet.

Alex pun meyakini, bila ada coliving space yang terletak di lokasi strategis yang dekat dengan perkantoran, maka akan banjir peminat.

Penulis: Ning Rahayu

Editor: Cahyo Prayogo


Foto: Unsplash/Alexandra Gorn

Sumber: wartaekonomi

Apa Itu Coliving Space?

Apa Itu Coliving Space?

Apa Itu Coliving Space?

Apa Itu Coliving Space?

Apa Itu Coliving Space?

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
inilahcom
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
MuterFilm
Rancahpost
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya