0
Thumbs Up
Thumbs Down

Anggota DPRD Bali Prihatin Kerusakan Kawasan Hutan

Nusabali
Nusabali - Thu, 14 Oct 2021 09:03
Dilihat: 76
Anggota DPRD Bali Prihatin Kerusakan Kawasan Hutan
Anggota Komisi II DPRD Bali membidangi pariwisata I Ketut Suwandi, di Denpasar, Rabu (13/10) mendesak Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali untuk memperketat pengawasan sektor kehutanan di Bali, karena dampaknya sangat luar biasa, yakni ancaman bencana alam.

Suwandi menyebutkan beberapa kawasan hutan lindung di Bali Barat khususnya di Kabupaten Jembrana mengalami kerusakan akibat pelanggaran-pelanggaran yang tidak terpantau petugas kehutanan. Baik untuk kepentingan pariwisata, penebangan liar hingga kepentingan komersial lainnya.

Menurut Suwandi, Gubernur Bali Wayan Koster dengan visi: Nangun Sat Kerthi Loka Bali, melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana menuju Bali era Baru, sangat bagus konsepnya. Namun harus ditindaklanjuti secara lebih serius, terutama aspek Wana Kertih, Danu Kertih dan Jagat Kertih. "Kerusakan hutan bisa mengancam kelestarian danau dan alam Bali ini belum maksimal mendapat sentuhan," ujar politisi senior Golkar yang akrab disapa Jenderal Kota ini.

Suwandi mengatakan belum maksimalnya pemeliharaan hutan lindung di Bali Barat, Kabupaten Jembrana, dampaknya bencana tanah longsor dan banjir bandang yang sudah berulang kali terjadi. Kemudian beralih fungsinya kawasan resapan di daerah Desa Munduk, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng, Kawasan Danau Tamblingan, Danau Buyan, Kecamatan Banjar, Danau Beratan, di Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan, serta Danau Batur, di Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli. Terlebih lagi eksplorasi hutan ini untuk bisnis kepentingan pariwisata yang tak ada kajian.

"Kondisi-kondisi ini yang memerlukan perhatian lebih serius pemerintah," beber politisi asal Banjar Belaluan Sad Merta, Desa Dangin Puri Kauh, Kecamatan Denpasar Utara ini. Suwandi menyebutkan salah satu indikator belum maksimalnya perlindungan terhadap hutan lindung, sangat terbatasnya tenaga pengawas kehutanan. Selain itu belum dirumuskannya kebijakan pemerintah secara komprehensif dalam rangka perlindungan dan pengembangan hutan lindung adalah indikator sektor kehutanan belum dapat perhatian serius.

Atas kondisi ini Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Bali, I Made Teja dikonfirmasi akan segera menindaklanjuti dengan turunkan tim untuk mengecek. "Kita akan turunkan tim dulu mengeceknya," ujar birokrat asal Desa Sumerta, Kecamatan Denpasar Timur ini.

Teja mengatakan terimakasih atas informasi, kerusakan hutan di Bali Barat yang disampaikan dewan. Pihaknya harus mengecek kawasan yang dimaksud. "Saya belum detail dapat datanya, kawasan hutan di mana yang dimaksud? Karena kawasan hutan itu ada yang di bawah kendali langsung Kementerian Kehutanan dan ada juga ranah provinsi," ujar Teja. *nat
Sumber: Nusabali

Anggota DPRD Bali Prihatin Kerusakan Kawasan Hutan

Anggota DPRD Bali Prihatin Kerusakan Kawasan Hutan

Anggota DPRD Bali Prihatin Kerusakan Kawasan Hutan

Anggota DPRD Bali Prihatin Kerusakan Kawasan Hutan

Anggota DPRD Bali Prihatin Kerusakan Kawasan Hutan

  
PARTNER KAMI
JPNN
genpi
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
pijar
SeleBuzz
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya