0
Thumbs Up
Thumbs Down

Akses Pendanaan Makin Mudah bagi Pelaku Pasar Modal

wartaekonomi
wartaekonomi - Tue, 15 Sep 2020 14:39
Dilihat: 31
Medan

Pelaku Pasar Modal Indonesia kini memiliki akses likuiditas untuk pendanaan fasilitas marjin. Perusahaan efek yang menjadi anggota Bursa Efek Indonesia (BEI) bisa meminjam dana untuk kepentingan nasabah dalam bertransaksi marjin dari PT Pendanaan Efek Indonesia (PEI).

Tim BEI yang disampaikan oleh Kepala BEI Wilayah Sumut, Pintor Nasution mengatakan transaksi marjin adalah transaksi bursa yang dilakukan anggota bursa efek (AB) untuk kepentingan nasabahnya yang penyelesaian transaksinya dibiayai oleh perusahaan efek.Baca Juga: Pelabuhan Beirut Membara Lagi, Asap Tebal Bikin Warga Panik

"Namun, tidak semua AB bisa memfasilitasi transaksi marjin, karena ada persyaratan khusus yang perlu dipenuhi. Dan AB yang memiliki fasilitas marjin harus menjadi anggota PEI terlebih dahulu untuk mendapatkan fasilitas pendanaan," katanya, Senin (14/9/2020).

Per Agustus 2020, AB yang menjadi partisipan PEI sudah ada 13 perusahaan, yakni MNC Sekuritas, Valbury Sekuritas, Lotus Andalan Sekuritas, Danareksa Sekuritas, Maybank Kim Eng Sekuritas Indonesia, Trimegah Sekuritas, Sucor Sekuritas, Yuanta Sekuritas Indonesia, Kresna Sekuritas, KGI Sekuritas, Samuel Sekuritas, Shinhan Sekuritas Indonesia, dan Henan Putihrai Sekuritas.

Baca Juga: Ampun Dah! Puluhan Saham Kena Semprit BEI Gara-Gara....

"Saat ini, PEI menetapkan tenor perjanjian fasilitas ini selama satu tahun, dengan tenor per pengajuan loan maksimal tiga bulan namun dapat dilunasi lebih cepat tanpa dikenakan penalti," ujarnya.

Selain itu, besaran bunga yang dikenakan PEI kepada Anggota Bursa yang mendapatkan pendanaan dari PEI hanya sebesar 9% per tahun, dengan limit maksimal per Anggota Bursa mencapai Rp100 miliar.

"Transaksi marjin diperuntukkan bagi nasabah AB. Pendanaan akan dibayarkan PEI ke PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI) sebagai Lembaga Kliring dan Penjaminan di pasar modal Indonesia. Selanjutnya, KPEI akan memberikan saham yang ditransaksikan nasabah AB tersebut kepada PEI sebagai jaminan," katanya.

Saham yang dapat dijadikan jaminan adalah sesuai daftar saham marjin dan saham jaminan yang dikeluarkan oleh BEI. Dan saham-saham tersebut disimpan pada Sub Rekening PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) yang menjadi Lembaga Penyimpanan dan Penyelesaian di pasar modal Indonesia, atas nama nasabah masing-masing.

Keberadaan PEI tentu saja positif bagi anggota BEI. "Ada ketersediaan cash bagi AB yang dapat digunakan untuk kepentingan bisnis. Cost of fund yang relatif lebih menarik dibandingkan dengan dana dari perbankan (clean basis). Simpel dan aman karena proses pendanaan melalui sistem i-FASt (Integrated Funding Application System) PEI yang terintegrasi dengan sistem penyelesaian di KPEI dan sistem kustodian KSEI," pungkasnya.

Penulis: Khairunnisak Lubis

Editor: Vicky Fadil


Foto: Aditya Pradana Putra

Sumber: wartaekonomi

Akses Pendanaan Makin Mudah bagi Pelaku Pasar Modal

Akses Pendanaan Makin Mudah bagi Pelaku Pasar Modal

Akses Pendanaan Makin Mudah bagi Pelaku Pasar Modal

Akses Pendanaan Makin Mudah bagi Pelaku Pasar Modal

Akses Pendanaan Makin Mudah bagi Pelaku Pasar Modal

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya