0
Thumbs Up
Thumbs Down

ACT Bantu Dapur Umum dan Layanan Kesehatan di Ambon

Republika Online
Republika Online - Mon, 07 Oct 2019 23:00
Dilihat: 37
ACT Bantu Dapur Umum dan Layanan Kesehatan di Ambon

JAKARTA -- Organisasi kemanusiaan nirlaba Aksi Cepat Tanggap (ACT) terus memberikan bantuan untuk korban terdampak gempa Ambon. ACT memasok pangan melalui dapur umum dan layanan kesehatan pada para korban gempa Ambon.

ACT terus memberikan pelayanan kesehatan dan suplai pangan melalui program "Dapur Umum" bagi para penyintas gempa Ambon. Berdasarkan data terakhir ACT, lebih dari 50 ribu warga mengungsi di Kabupaten Maluku Tengah, 42 ribu mengungsi di Kabupaten Seram Bagian Barat. Hampir tiga ribu pengungsi di Kota Ambon. Sejumlah pengungsi masih enggan kembali ke rumah akibat trauma.

Selama dua pekan pascagempa, kata relawan ACT, para pengungsi pun mulai mengeluhkan sejumlah penyakit. Relawan Medis ACT Adriana Wiwi Padundung, mengatakan sejumlah penyakit yang muncul lebih banyak dialami anak-anak.

Selain sistem kesehatan anak-anak lebih rentan, kondisi pengungsian yang tidak layak, kotor, lembab, dan dingin turut menjadi sumber penyakit. "Kalau malam dingin. Pengungsi hanya tidur di tenda terpal beralaskan tikar," ucap Wiwi.

Menurut Wiwi, antisipasi penyakit bisa dilakukan dengan pindah ke tempat yang lebih bersih. Pengungsi harus benar-benar menjaga kebersihan tenda.

"Itu tantangannya. Memang sangat sulit menjaga kebersihan di kondisi terbatas seperti di pengungsian," kata dia.

Sejak hari pertama gempa mengguncang, ACT telah membuka posko kemanusiaan, pendistribusian logistik, dan aktivasi lima dapur umum. Lokasi Dapur Umum ACT
terdapat di Kabupaten Maluku Tengah dan Kabupaten Seram Bagian Barat.

"Dapur Umum yang kami upayakan diaktivasi di bukit-bukit, sebab para pengungsi di atas bukti kurang mendapat bantuan karena bantuan yang datang sudah lebih dulu habis di titik pengungsian di tepi jalan di bawah bukit," ucap Komandan Disaster Emergency Response (DER) ACT Bambang Triyono.

Hingga kini, Tim ACT masih terus melakukan pendataan terkait keadaan pengungsi maupun kerusakan fasilitas umum. Saat ini, kata dia, para pengungsi masih membutuhkan sejumlah keperluan mendesak seperti air bersih, makan, tenda, dan alas tenda.

Selain di Maluku Tengah, aktivasi dapur umum juga telah dilakukan di pos pengungsian Rindam XVI/Pattimura, Kairatu, Seram Bagian Barat. Dua ekor sapi disembelih untuk disajikan sebagai menu makan pengungsi gempa di pos Rindam.

Lukman Salahuddin dari tim DER-ACT juga menambahkan pihaknya masih terus mendukung pasokan makanan bagi para penyintas yang masih bertahan di tenda-tenda pengungsian. Banyak para penyintas yang belum kembali ke rumah karena khawatir dengan gempa susulan yang kerap terasa.

"Dua ekor sapi kami sembelih di pos pengungsian Rindam Kairatu. Alhamdulillah, sekitar 6.000 jiwa menikmati santapan dapur umum ACT dengan lauk daging sapi," tambah Lukman.

Lukman mengatakan, kebutuhan para pengungsi masih harus dipenuhi seperti tenda, sembako, air bersih, keperluan kebersihan, perlengkapan bayi dan balita, MCK, dan musala darurat.

Di Kabupaten Seram Bagian Barat, lebih dari 40 ribu orang mengungsi. Sebanyak 10 jiwa tercatat meninggal dunia, 29 orang luka ringan, dan 3 orang luka berat. Puluhan jiwa juga terdampak di Kabupaten Maluku Tengah, 50 ribu orang mengungsi, 15 orang meninggal dunia, 72 orang luka berat, dan 18 orang luka ringan. Di Kota Ambon, hampir tiga ribu orang mengungsi, 13 jiwa tercatat menjadi korban meninggal dunia.



Berita Terkait
  • ACT Tasikmalaya Salurkan 500 Ribu Liter Air Bersih
  • Lantai Rumah Warga Keluarkan Hawa Panas Pascagempa Ambon
  • Indosat Ooredoo Kembali Salurkan Bantuan untuk Ambon
Berita Lainnya
  • Massa Mahasiswa Membeludak, Tutup Jalur Tol Depan Gedung DPR
  • Demo, Sejumlah Rute Bus Transjakarta Dialihkan

ACT Bantu Dapur Umum dan Layanan Kesehatan di Ambon

ACT Bantu Dapur Umum dan Layanan Kesehatan di Ambon

ACT Bantu Dapur Umum dan Layanan Kesehatan di Ambon

ACT Bantu Dapur Umum dan Layanan Kesehatan di Ambon

ACT Bantu Dapur Umum dan Layanan Kesehatan di Ambon

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
inilahcom
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya