0
Thumbs Up
Thumbs Down

9 Penyebab Gaji Tak Selalu Cukup untuk Kebutuhan Hidup

okezone
okezone - Wed, 05 Aug 2020 22:05
Dilihat: 77
9 Penyebab Gaji Tak Selalu Cukup untuk Kebutuhan Hidup

JAKARTA - Awal bulan menjadi waktu yang selalu ditunggu bagi sebagian pekerja. Pasalnya, gaji atau upah masih fresh di rekening kita.

Di samping itu, ada beberapa orang justru merasa gelisah, karena gaji yang diterima dirasa hanya numpang lewat. Gaji yang diterima sudah di alokasikan ke sana-sini, alhasil merasa gaji pada setiap bulan selalu tidak mencukupi.

Baca juga: Belajar Menabung untuk Generasi Milenial, Bikin 3 Rekening Sekaligus

Bukan hanya yang berpenghasilan kecil, yang bergaji besar pun kerap mengeluhkan hal yang sama. Hal ini tentunya ada beberapa penyebab kenapa penghasilan tak selalu cukup.

Dikutip dari buku "Cerdik Mengelola Gaji" oleh Sri Handayani, Jakarta, Rabu (5/8/2020), ini faktor-faktor yang buat gaji bulanan selalu tidak cukup:

1. Tingginya biaya hidup

Gaji tidak cukup bisa jadi karena biaya hidup di kota, tempat tinggal memang tinggi. Seperti yang diketahui, biaya hidup di ibu kota relatif lebih tinggi dibandingkan dengan kota-kota lainnya.

Baca juga: Lebih Untung Investasi Emas Batangan atau Perhiasan?

2. Gaji yang terlalu kecil

Jika tinggal di luar ibu kota, namun tetap merasa gaji tidak cukup, padahal biaya hidup di kota tempat tinggal masih relatif terjangkau, kemungkinan sudah mengadopsi sifat boros atau kurang pandai mengelola gaji.

Ada pendapat bahwa berapa pun besarnya gaji, jika tidak dikelola dengan baik, gaji sebesar apapun tak akan pernah cukup. Namun, bila merasa sudah setengah mati mengatur pengeluaran, memutar otak untuk mendapat strategi jitu dalam mengelola gaji, ternyata gaji tetap tidak cukup.

Baca juga: Harga Properti Sedang 'Diskon', Bisa Jadi Pilihan Investasi saat Pandemi

Mungkin hal tersebut terjadi karena gaji yang memang terlalu kecil. Solusinya, carilah alternatif sumber pendapatan lain untuk menutupi kekurangan gaji, misal dengan berwirausaha atau mengambil kerja/freelance yang tidak mengganggu pekerjaan utama.

3. Adanya kenaikan biaya hidup yang tiba-tiba

Sebagai masyarakat biasa, memang tidak bisa mengendalikan arus perekonomian sekehendak hati, misal saat tiba-tiba terjadi lonjakan harga kebutuhan pokok yang merupakan dampak dari naiknya bahan dasar saat menjelang lebaran, dsb.

Lonjakan harga tersebut biasanya secara otomatis berdampak pada naiknya biaya hidup. Kenaikan tersebut tentu mengubah anggaran belanja yang semula sudah dirancang dan disesuaikan dengan sedemikian rupa.


Sementara, tak ada kenaikan pula pada gaji. Kalaupun ada, mungkin tidak sebanding dengan kenaikan biaya hidup.

Sumber: okezone

9 Penyebab Gaji Tak Selalu Cukup untuk Kebutuhan Hidup

9 Penyebab Gaji Tak Selalu Cukup untuk Kebutuhan Hidup

9 Penyebab Gaji Tak Selalu Cukup untuk Kebutuhan Hidup

9 Penyebab Gaji Tak Selalu Cukup untuk Kebutuhan Hidup

9 Penyebab Gaji Tak Selalu Cukup untuk Kebutuhan Hidup

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya