0
Thumbs Up
Thumbs Down

8 Tersangka Perusuh Asal Sumba Terancam 5 Tahun Penjara

Nusabali
Nusabali - Tue, 11 Jun 2019 12:15
Dilihat: 70
8 Tersangka Perusuh Asal Sumba Terancam 5 Tahun PenjaraDENPASAR,
Semuanya dikenakan dengan pasal 170 KUHP tentang kekerasan. Kapolsek Denpasar Selatan, Kompol Nyoman Wirajaya dikonfirmasi, pada Senin (10/6) mengungkapkan 8 orang perusuh yang yang dijadikan tersangka dalam kasus tersebut, yakni Gerardus Rendi Kaka, 21, David Rende Holo, 21, Alicius Kodimete, 25, Egrin Lokataka, 30, David Rangga Tena, 23, Dominikus Mone, 24, Antonius Tukaritan, 21, dan Jefrianus Dara Tanggu, 27.

8 orang ini dijadikan tersangka karena memiliki peran dalam kerusuhan yang terjadi pada Rabu siang itu. Dikatakan masing-masing mereka ada yang bertindak merusak bangunan proyek dan ada pula yang membawa parang. Akibat kerusuhan yang dilakuakn para tersangka itu selain merusak bangunan proyek juga merusak warung Solin nomor 129 yang berdampingan dengan lokasi proyek akibat dilempari batu.

"Awalnya kami mengamankan 15 orang. Setelah dilakukan pemeriksaan 7 orang kami lepas karena tak memiliki bukti keterlibatan mereka dalam peristiwa itu. 8 orang yang dijadikan tersangka itu alat bukti dan bukti pendukung," tutur Kompol Wirajaya.

Dikonfirmasi terpisah Wakapolresta Denpasar, AKBP Benny Pramono meminta semua pihak untuk secara bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di Denpasar. AKBP Benny dengan tegas mengatakan akan memberikan tindakan tegas kepada siapa saja yang mengganggu keamanan.

"Masalah itu sudah ditangani oleh Polsek Densel. Kami himbau, baik warga lokal maupun pendatang untuk bersama-sama menjaga Denpasar agar aman, tenteram, damai. Tidak boleh ada konflik. Kita akan tindak tegas jika melanggar," tegas AKBP Benny.

Untuk diketahui masalah kerusuhan yang terjadi di Jalan Tukad Balian, pada Rabu (5/6) pukul 13.00 Wita dipicu oleh masalah gaji yang belum diberikan oleh mandor mereka. Para buruh yang terlibat konflik itu semuanya berasal dari Sumba, NTT. Puluhan buruh ini di bawah tanggungjawab dua orang mandor.

Satu kelompok buruh yang berada di bawah mandor atas nama Agung gajinya sudah diberikan. Sementara satu kelompok lainnya yang berada di bawah mandor atas nama Hendrik gajinya tertunda karena keburu pulang mudik ke Jawa. Buruh yang sudah digaji bertahan untuk terus bekerja sementara buruh yang belum digaji menuntut. Kedua kelompok buruh yang sama-sama dari Sumba inipun akhirnya saling serang dengan batu dan parang. *pol
Sumber: Nusabali

8 Tersangka Perusuh Asal Sumba Terancam 5 Tahun Penjara

8 Tersangka Perusuh Asal Sumba Terancam 5 Tahun Penjara

8 Tersangka Perusuh Asal Sumba Terancam 5 Tahun Penjara

8 Tersangka Perusuh Asal Sumba Terancam 5 Tahun Penjara

8 Tersangka Perusuh Asal Sumba Terancam 5 Tahun Penjara

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
inilahcom
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya