0
Thumbs Up
Thumbs Down

5 Bintang Muda yang akan Bersinar di Euro 2020

Football5star
Football5star - Thu, 10 Jun 2021 07:07
Dilihat: 51

Football5star.com, Indonesia - Perhelatan Euro 2020 tinggal hitungan hari. Para negara peserta telah mengumunkan para pemain yang akan tampil di ajang empat tahunan ini. Sejumlah nama pemain muda diprediksi akan bersinar di Euro 2020.

Phil Foden (Inggris)

Gelandang milik Manchester City jadi andalan Pep Guardiola di musim ini. Meski gagal antarkan City menjadi juara Liga Champions, Foden berperan besar menjadi nyawa bagi permainan Manchester City di Liga Inggris.

Di level tim nasional, Foden menjalani debutnya di tim senior pada September lalu saat Inggris melawan Islandia di UEFA Nationas League. Pada 18 November 2020 di Stadion Wembley, Foden mencetak gol debutnya untuk INggris saat melawan Islandia.

Sejumlah pihak menganggap gaya main Foden sangat mirip dengan Andres Iniesta dan Zinedine Zidane. Ia mampu menyeimbangkan permainan tim di lini tengah. Sebagai pemain muda, kedewasaan Foden juga layak diancungi jempol.

"Dengan begitu banyak hal pada tahun ini, dia menunjukkan level yang berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Saya pikir dia sudah dewasa dan dia adalah pemain yang nyata, pemain yang sangat bagus, pemain yang bertalenta," kata rekan Foden di City, Aymeric Laporte.

Dejan Kulusevski (Swedia)

Permainan Juventus pada musim ini memang mengecewakan penggemar mereka. Namun tidak semua pemain Juventus tunjukkan permainan buruk, salah satunya Dejan Kulusevski. Di ajang Euro 2020, eks Parma ini bisa jadi salah satu pemain muda yang bakal bersinar.

Salah satu kelebihan dari Kulusevski ialah kreativitas membangun skema serangan. Ia juga memiliki kecepatan dan dribbling yang sangat bagus. Yang paling menarik dari pemain satu ini ialah fleksibilitasnya untuk dimainkan di berbagai posisi.

Saat masih di Parma misalnya, ia memainkan empat peran berbeda mulai dari gelandang sentral, gelandang serang, winger kanan hingga menjadi penyerang tengah.

"Peran yang tepat bagi saya di Parma adalah sebagai seorang pemain sayap. Di akademi Atalanda, saya malah memulainya dari pemain belakang. Sejauh yang saya ketahui, saya juga bisa ditempatkan sebagai seorang trequartista," kata Dejan Kulusevksi.

Ryan Gravenberch (Belanda)

Gelandang 19 tahun milik Ajax Amsterdam ini menjadi salah satu pemain muda yang dipanggil pelatih Frank de Boer. Selain Grevenberch, De Boer juga memanggil rekan Gravenberch di Ajax, Jurriem Timber.

Keistimewaan pemain satu ini ialah postur tubuhnya yang tinggi menjulang namun memiliki keseimbangan dalam mengatur ritme permainan di lini tengah. Ia juga salah satu pemian Ajax yang musim ini terbanyak melemparkan umpan akurat.

Dari catatan Whoscored, keakuratan passing dari Gravenberch di Eredivisie musim ini mencapai 87 persen. Sedangkan di Liga Europa, keakuratannya mencapai 85 persen.

Karier Gravenberch di level tim Orange dimulai mulai dari level U-19 dan U-21. Di level tim muda itu, Gravenberch dianggap mampu mendikte permainan tim lawan dan memudahkan skema serangan tim yang dibelanya.

Joo Flix (Portugal)

Atletico Madrid menjadi kampium di LaLiga 2020-21 tak lepas dari permainan apik seorang Joo Flix. Meski Luis Suarez yang jadi bomber ganas dalam urusan mencetak gol, Felix berkontribusi berikan 7 gol dan 5 asisst di LaLiga.

Penampilan apik Felix ini seperti menjadi penembusan pemain 22 tahun tersebtu setelah di musim ini pertama alami kegagalan. Felix gagal di musim pertamanya juga tak lepas dari cedera yang ia alami dan adaptasi kompetisi LaLiga.

Salah satu kelebihan dari Felix ialah kemampuannya bermain melebar lewat sayap kiri memanfaatkan naiknya bek kiri lawan. Kedua kaki Felix juga sama kuatnya dan ia acapkali melakukan cut inside, sebelum menendang atau melepaskan umpan ke pemain depannya.

Kemampuan Felix bermain sebagai second striker bisa menjadi sokongan kuat untuk lini depan Portugal di Euro 2020. Namun pilihannya apakah Fernando Santos berani mengoptimalkan Felix atau lebih memilih Bruno Fernandes yang memiliki peran tak jauh berbeda.

Mason Mount (Inggris)

Tak lengkap rasanya jika tidak memasukkan pemberi assist bagi gol Kai Havertz di final Liga Champions 2020-21, Mason Mount. Pemain berusia 22 tahun ini jadi salah satu nyawa bagi permainan The Blues di musim ini.

Gaya permainan Mount banyak diidentikkan dengan mantan pelatihnya, Frank Lampard. Tak hanya Lampard, Mount juga dianggap memiliki kemiripan dengan eks gelandang Manchester United, Paul Scholes. Setidaknya itu yang dikatakan oleh Roy Keane.

"Cara dia memainkan pertandingan, hampir seperti Paul Scholes. Bermain seperti anak kecil di jalanan, dan semuanya tampak menjadi sangat mudah baginya," kata Roy Keane.

Sebagai seorang pemain tengah, Mount sendiri lebih suka berperan sebagai pemain nomor 8. Sebagai box to box midfielder, Mount menjalankan tugasnya dengan sangat baik di musim ini. Ia memiliki ketenangan,akurasi umpan dan mampu membaca pergerakan lawan. Hal itu yang ia tunjukkan di final Liga Champions.


Mount begitu apik membuat ruang di area padat dan lalu menciptakan peluang untuk bisa menjadi gol. Ia juga memiliki kemampuan dribel bola yang sangat baik, mampu menggeliat keluar dari ruang sempit dengan gerak kaki yang rapi dan kemudian melepaskan umpan terobosan yang ciamik ke rekannya di lini depan.

Sumber: Football5star

5 Bintang Muda yang akan Bersinar di Euro 2020

5 Bintang Muda yang akan Bersinar di Euro 2020

5 Bintang Muda yang akan Bersinar di Euro 2020

5 Bintang Muda yang akan Bersinar di Euro 2020

5 Bintang Muda yang akan Bersinar di Euro 2020

  
PARTNER KAMI
JPNN
genpi
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
pijar
SeleBuzz
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya