0
Thumbs Up
Thumbs Down

48 TKI Buleleng Jalani Isolasi di Selandia Baru

Nusabali
Nusabali - Sat, 28 Mar 2020 09:24
Dilihat: 27
48 TKI Buleleng Jalani Isolasi di Selandia BaruSINGARAJA,
Sebanyak 48 orang tenaga kerja Indonesia (TKI) asal Buleleng, harus menjalani Isolasi di Selandia Baru. Para Pekerja Migran Indonesia (PMI) ini diwajibkan menjalani isolasi lantaran baru tiba di Selandia Baru setelah menyelesaikan pekerjaannya di sebuah perkebunan buah pada Kamis (19/3).

Menurut Kepala Dinas Tenaga Kerja, Ni Made Dwi Priyanti Putri Koriawan, Jumat (27/3) menjelaskan puluhan orang PMI yang bekerja memetik buah itu tidak lantas dipulangkan setelah merebaknya virus Corona. Tetapi mereka diarahkan untuk menjalani islasi selama 14 hari sebelum dibolehkan bekerja. "Kami mendapat laporan dari agen yang memberangkatkan mereka. Jadi tidak dipulangkan tetapi diisolasi, kondisinya dinyatakan sehat dan baik-baik saja mereka di sana dilengkapi bukti foto juga," ujar Kadis Dwi Priyanti.

Selain 48 orang yang bekerja di perusahaan Easpack, ada juga 22 orang yang sudah mulai bekerja di perusahaan DMS. Mereka diberangkatkan lebih dulu pada tanggal 11 Maret. Kadis Dwi Priyanti mengatakan khusus PMI yang bekerja di Selandia Baru memang sudah berangkat beberapa kali. Mereka sudah memperbarui kontrak bersama perusahaan yang sama dalam kurun waktu 5-7 tahun. "Jadi orangnya itu-itu saja, beda sama kapal pesiar. Jadi mereka sudah dalam zona nyaman dan areal perkebunannya juga jauh dari kota, tetapi mereka tetap diisolasi," imbuh dia.

Dinas Tenaga Kerja juga disebut Dwi Priyanti sudah menyebarkan imbauan untuk tidak memberangkatkan PMI ke luar negeri sepekan terakhir setelah terbitnya SE Gubernur Bali. Disnaker juga bekerjasama dengan Imigrasi Kelas II Singaraja.

Sementara itu saat ini Disnaker tengah mengimbau seluruh perusahaan terutama hotel dan restoran di Buleleng untuk melakukan pendataan jika merumahkan atau memberhentikan sementara karyawannya di tengah penyebaran virus Corona. Meskipun hingga saat ini belum ada laporan yang masuk ke Disnaker soal karyawan yang dirumahkan atau diberhentikan sementara.

Jika memang ada, karyawan yang mengalami PHK terdampak Corona ini direncanakan pemerintah pusat akan memberikan Kartu Kerja. "Ini baru rencana, nanti mereka yang terdata akan mendapatkan kartu, selanjutnya diberikan pelatihan sesuai dengan kebutuhan. Bisa jadi nanti dipekerjakan di daerah lain yang membutuhkan seperti di di NTB dan NTT yang masih kekurangan pegawai hotel.

Selain itu juga dilakukan pemetaan untuk pemenuhan tenaga lainnya di luar sektor pariwisata. Sehingga saat pariwisata melesu seperti saat ini, masyarakat bisa beralih ke sektor lain untuk mendapatkan pekerjaan baru berbekal skill yang sudah mereka dapatkan di Balai Latihan Kerja (BLK).*k23
Sumber: Nusabali

48 TKI Buleleng Jalani Isolasi di Selandia Baru

48 TKI Buleleng Jalani Isolasi di Selandia Baru

48 TKI Buleleng Jalani Isolasi di Selandia Baru

48 TKI Buleleng Jalani Isolasi di Selandia Baru

48 TKI Buleleng Jalani Isolasi di Selandia Baru

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya